PCX 150 Gredeg Bisa Bikin Emosi, Berikut Solusi Menghilangkannya

Fariz Ibrahim - Sabtu, 28 Agustus 2021 | 21:10 WIB
Bersihkan area CVT maksimal tiap 8.000 km, bisa lebih cepat jika sudah dirasa gredeg
Dok. Otomotif
Bersihkan area CVT maksimal tiap 8.000 km, bisa lebih cepat jika sudah dirasa gredeg

Otomotifnet.com - Masalah gredeg pada skutik menjadi momen yang cukup menyebalkan, pasalnya gredeg ini bikin motor tidak nyaman dikendarai.

Apalagi saat dalam kondisi macet yang dengan karakter stop and go, tiap bukaan gas awal gredeg dijamin bikin emosi!

Salah satu problem gredeg ini ada pada Honda PCX 150, di mana interval gredegnya terbilang singkat jika masih dalam kondisi standar.

Lantas apa solusi dari penyakit gredeg ini? Paling mudah tentu saja dengan rajin melakukan servis CVT baik saat gejala gredeg timbul, atau sebelum gejala gredeg timbul dengan maksimal interval 8.000 km.

Ilustrasi Honda PCX 150
Dok. Otomotif
Ilustrasi Honda PCX 150

Baca Juga: Baru Sedikit yang Tahu, Nama PCX Mengandung Arti Sedan Nyaman

Bisa pakai per sentri mili BeAT yang lebih lembut untuk meminimalisir gredeg pada PCX 150
Fariz/otomotifnet.com
Bisa pakai per sentri mili BeAT yang lebih lembut untuk meminimalisir gredeg pada PCX 150

Solusi lain bisa menggunakan per sentrifugal milik Honda BeAT, “Diakalin dengan cara per sentrinya diempukin, biar kalau kena kotoran pernya gak nahan si kampasnya. Jadi begitu digas si kampas langsung nempel ke mangkok.”

“Yang bikin gredeg kan karena gaya sentrifugalnya kurang saat low rotation, terus kena kotoran di permukaan mangkok, akhirnya selip. Ya gredeg karena selip, gaya geseknya kekecilan,” urai Thomas William dari Reisen Motoshop.

Ganti kampas kopling dengan spesifikasi lebih mencengkram dan minim debu jadi solusi lain
Fariz/otomotifnet.com
Ganti kampas kopling dengan spesifikasi lebih mencengkram dan minim debu jadi solusi lain

Solusi lain bisa upgrade kampas kopling dengan bahan yang lebih menggigit untuk meminimalisir selip.

“Meminimalisir debu numpuk, dan minimalisir panas berlebihan akibat kampas yang selip karena gesekan berlebih ke mangkok kopling,” sambung Ikim.


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa