Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Akhir Cerita ASN Polri Adang Ambulans Bawa Bayi Kritis, Kini Diproses Internal

Ferdian - Jumat, 22 April 2022 | 14:15 WIB
Dalam lingkaran merah, ASN Polri adang ambulans posisi bawa bayi usia 60 hari alami kejang-kejang
IG/@ambulance_indonesia_
Dalam lingkaran merah, ASN Polri adang ambulans posisi bawa bayi usia 60 hari alami kejang-kejang

Otomotifnet.com - Viral seorang PNS yang bekerja di Kepolisian Resor Sukabumi tertangkap kamera memberhentikan laju ambulans yang membawa pasien balita kritis.

Kejadiannya di Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat.

Video yang merekam detik-detik kejadian PNS tersebut juga viral di media sosial.

Ambulans dengan sirene nyaring terlihat menembus kemacetan dengan kecepatan lambat di jalur kanan dari arah Cikembar menuju Kota Sukabumi.

Ketika hendak melewati rombongan motor yang menumpuk karena macet, seketika muncul pria berseragam PNS Polri yang mendekati laju ambulans.

Pria yang diketahui bernama Sudirman tersebut tiba-tiba menghentikan laju ambulans dan memukul-mukul bagian depan mobil.

Sopir ambulans lantas melambatkan laju kendaraannya hingga berhenti.

"Benar enggak? Hah, benar enggak? Saya polisi," tanya Sudirman kepada sopir ambulans dalam video tersebut sembari menjulurkan tangan kirinya.

Pertanyaan Sudirman dijawab oleh perempuan yang berada di belakang ambulans.

Suaranya dalam video terdengar samar dan membenarkan bila ambulans tengah membawa pasien.

"Iya Pak, benar," jawab perempuan yang ada di dalam mobil ambulans tersebut.

Sudirman lantas meninggalkan mobil dan ambulans melanjutkan perjalanannya ke arah Kota Sukabumi.

Dalam laporan Kompas.com, Kamis (21/4/2022), ambulans itu diketahui membawa pasien berusia 60 hari yang merupakan rujukan dari RSUD Jampangkulon ke RSUD R Syamsudin di Kota Sukabumi.

"Saya bawa pasien bayi dari RSUD Jampangkulon yang dirujuk ke RSUD R Syamsudin, tiba-tiba di Cikembar dihentikan pria mengaku polisi," ujar sopir mobil ambulans Irfan (40).

Saat insiden penghentian, ambulans tersebut sedang mengejar waktu agar pasien bayi itu cepat ditangani.

"Kondisinya memang darurat, pasien bayi mengalami kejang-kejang, sehingga harus segera ditangani," ujar Irfan.

Beberapa jam setelah video tersebut viral di media sosial, Sudirman yang bekerja sebagai PNS Polres Sukabumi meminta maaf secara terbuka.

Dia mengklarifikasi terkait insiden tersebut melalui video singkat.

"Mohon maaf kepada sopir ambulans yang tadi sempat terhenti dan juga kepada keluarga yang ada di dalam ambulans, mohon maaf sebesar-besarnya," ucap Sudirman.

Kepala Polres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengungkapkan, pihaknya sudah menanyakan maksud Sudirman yang tiba-tiba menghentikan ambulans tersebut.

"Pada saat itu yang bersangkutan akan keluar dari toko Indomaret, tiba-tiba mobil ambulans dengan sirene masuk melewati kemacetan," jelas Dedy.

Sudirman lantas menghampiri ambulans untuk mengecek, setelah tahu ada pasien, mobil dipersilakan melanjutkan perjalanan.

"Tidak ada pemukulan atau penganiayaan," ujarnyaa.

Menurut Deddy, Sudirman sudah meminta maaf kepada sopir ambulans dan keluarga pasien.

Permohonan maaf juga dibuatkan dalam video.

"Untuk perkaranya tetap akan diproses sesuai dengan skema internal kepolisian," katanya.

Baca Juga: ASN Polri Adang Ambulans Darurat, Posisi Bawa Bayi Usia 60 Hari Kejang-kejang

Sumber: https://www.kompas.tv/article/282158/kronologi-pns-polri-hentikan-ambulans-berisi-balita-kritis-berakhir-diproses-internal?page=all

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa