Beda Spek All New Byson FI VS Byson Karburator, Lebih Responsif dan Irit

Dimas Pradopo - Jumat, 19 Juni 2015 | 04:11 WIB

Beda Spek All New Byson FI VS Byson Karburator, Lebih Responsif dan Irit (Dimas Pradopo - )

Salim
Beda Spek All New Byson FI VS Byson Karburator, Lebih Responsif dan Irit
Jakarta - Bentuknya memang masih mirip, tapi sesuai namanya All New Byson FI, hampir semua baru.
 
Bukan cuma desainnya anyar dengan konsep diamond atau berlian tapi rangka hingga mesin juga baru. Yuk kita bandingkan dengan versi sebelumnya!

Di area mesin, kapasitas ruang bakarnya jadi lebih kecil yaitu 149,3 cc sedang yang lama 153 cc diperoleh dari aplikasi piston yang lebih kecil yaitu 57,3mm.
 
Powernya juga jadi turun, beda hanya 0,7 PS saja.

"Powernya memang sedikit turun tapi bobotnya lebih ringan 3 kg, sehingga power to weight ratio-nya lebih baik. Akselerasinya juga lebih baik 1 detik dalam jarak 400 meter," beber M Abidin, GM Technical Service & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

"Sebenarnya penurunan kapasitas ruang bakar adalah kombinasi yang pas agar bisa lolos homologasi euro3 tanpa mengurangi performanya dan mendapatkan fuel consumption yang baik lebih irit hingga 18 persen dari versi karburator," jelas pria yang akrab dengan dunia balap ini.

Di area ruang bakar, ada penyempurnaan pada ruang bakar, profil camshaft atau noken as, fuel pump dan seting ECU.
 
"Profil camshaft-nya juga berbeda dari versi India. Di India lebih kejar irit, sedang di Indonesia kita mau performannya juga tetap baik," beber Abidin.
Salim
Beda Spek All New Byson FI VS Byson Karburator, Lebih Responsif dan Irit

Injeksi bikin lebih hemat bensin hingga 18 persen

Masuk ke area pengabutan bahan bakar. Sistem injeksinya mirip Yamaha New V-Ixion pakai throttle body 28mm dan injektor 6 lubang yang punya tekanan 250 kpa. Sensornya juga sama seperti V-Ixion.

Masuk ke rangka baru tipe diamond yang kini didesain lebih rigid dan kuat 12 persen dari versi sebelumnya. Bukan hanya itu, ground clereance-nya juga lebih tinggi 10 mm namun tinggi joknya tetap 790 mm.

Ban belakangnya kini juga sudah lebih lebar, jika sebelumnya pakai ukuran 120/70-17 kini naik satu tingkat jadi 130/70-17. Buat jalan jauh makin stabil nih, cocok buat yang suka turing. Sedang untuk suspensi ada revisi di sok belakang yang karakternya dibuat lebih lembut serta tetap mempertahankan sok depan yang memiliki diameter 41 mm.

Yang menarik bobotnya justru bisa disunat lebih ringan hingga 3 kg. Pangkas dari mana? "Magnetnya lebih ringan, lalu karburator yang beratnya sudah 1 kg sendiri sekarang tidak ada. Rangka barunya juga lebih ringan," rinci Abidin pada motor yang dijual Rp 21,65 juta on the road Jakarta ini.