Perawatan Yamaha Mio Semua Tipe, Ternyata Ganti Olinya Seragam di Kilometer Yang Sama

Parwata - Selasa, 5 September 2017 | 23:45 WIB

(Parwata - )

JAKARTA - Bagaimana dengan perawatan Yamaha Mio series? Ternya semua varian mau yang kaburator sampai injeksi perlu melakukan servis berkala tiap kelipatan 3.000 km.

“Untuk kelipatan servis berkala sama saja untuk Mio mulai versi dulu sampai yang terbaru, tentu saja itu termasuk dengan penggantian oli mesin maksimal tiap kelipatan 3.000 km,” buka Pieter Adi Nugraha Service Advisor di Yamaha Flagship Shop (FSS) - Cempaka Putih.

Olinya sendiri ada perbedaan untuk Mio M3, Mio Z dan Soul GT pakai oli Yamalube Power Matic sedangkan tipe sebelumnya menggunakan Yamalube Matic.

“Selain itu businya juga berbeda untuk tipe pengkabutan injeksi dan karburator ganti tiap kelipatan 6.000 km,” lanjut Pieter.

Selain itu beberapa part ada yang bisa saling tukar pasang seperti kampas rem contohnya,

“Mio J sama seperti Mio lama tapi beda kode part saja, kalau Mio M3 sama seperti Mio Z dan Soul GT,” ujarnya.

Tidak lupa juga untuk melakukan pembersihan atau servis pada area CVT-nya.

“Jadwalnya tiap kelipatan 12.000 km atau pas setahun. Jika ada kerusakan segera ganti, jika roller dan v-belt rusak berbarengan bisa beli paketan lebih murah,” saran pria ramah ini.

Perbedaan lain ada pada kapasitas oli gearbox untuk Mio J butuh kapasitas 140 ml seharga Rp 14.000 sedangkan Mio tipe lainnya hanya 100 ml dengan harga Rp 11.000. (Otomotifnet.com)

Daftar Harga:
Jasa servis: Rp 50.000
Yamalube Gear Oil 140 ml: Rp 14.000
Yamalube Gear Oil 100 ml: Rp 11.000
Yamalube Power Matic: Rp 39.000 
Yamalube Matic: Rp 35.000 
Busi mesin injeksi(NGK CR6HSA): Rp 13.500
Busi mesin karburator (NGK C7HSA): Rp 12.500

Yamaha Flagship Shop (FSS) - Cempaka Putih 021 4215888