Jual Mahal...Diincar Tim Repsol Honda, Pembalap Ini Enggan Gabung

Indra Aditya - Senin, 4 Juni 2018 | 19:42 WIB

Motor yang dipakai Jack Miller didominasi kelir kuning dengan aksen warna hitam untuk MotoGP Italia (Indra Aditya - )

Otomotifnet.com - Jack Miller dikabarkan menolak tawaran dari Repsol Honda, pembalap tim Pramac Racing ogah menjadi tandem Marc Marquez pada MotoGP musim depan.

Dilansir BolaSport.com dari AS, Honda berani membayar 1 juta euro atau sekitar Rp 16 miliar rupiah dari klausul kontrak Jack Miller dengan Ducati.

Namun, pebalap berkebangsaan Australia itu memilih untuk tetap bertahan di tim Pramac Racing pada MotoGP 2019.

Apalagi, mulai musim depan, Miller akan mendapatkan motor Desmosedici GP19, apapun statusnya kelak di Ducati.

Artinya, meskipun Miller nantinya tetap membalap untuk Pramac Racing yang merupakan tim satelit Ducati, dia bakal menunggangi motor sama dengan para pebalap tim pabrikan.

(BACA JUGA: Cuek Bebek, Meski Jack Miller Gagal Gantikan Lorenzo, Dia Senang Karena Hal Ini)

Jack Miller pernah memiliki masa lalu dengan Honda, karena pada tahun 2015 dia melakukan lompatan dari Moto3 ke MotoGP bersama Honda.

Kala itu, Miller yang merupakan pebalap Moto3 langsung naik ke kelas MotoGP bersama Honda.

Namun, saat itu Honda menempatkan Jack Miller di tim satelitnya yakni LCR Honda (2015) dan tim Marc VDS (2016 dan 2017).

Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan Jack Miller menolak tawaran Repsol Honda karena bersama Ducati dia mendapat kepercayaan serupa dengan para pebalap tim pabrikan.

(BACA JUGA: Terkuak! Valentino Rossi Punya Andil Soal Kepindahan Muridnya Ke Pramac Racing)

Jauh sebelum Jack Miller, Johann Zarco, Andrea Dovizioso, hingga Joan Mir terlebih dahulu menolak tawaran Honda untuk menggantikan Dani Pedrosa.

Sebelum MotoGP Italia, tiga kali juara dunia World Superbike (WSBK), Jonathan Rea, telah menawarkan diri kepada Honda untuk menjadi pebalap pada musim depan.

Hingga saat ini, status Dani Pedrosa di tim Repsol Honda masih belum jelas, terlebih dengan hasil buruk yang dia peroleh sepanjang MotoGP 2018 bergulir.