Vespa S 125 Bolong-Bolong, Body Dianggap Buluk, Mesin Enggak Main-main

Panji Nugraha - Rabu, 11 Desember 2019 | 09:30 WIB

Vespa S 125 Bolong-Bolong, Body Dianggap Buluk, Mesin Enggak Main-main (Panji Nugraha - )

Otomotifnet.com - Awalnya R. Moh. Widya Maheswara punya Vespa S berwarna hijau, namun sudah dijual. Lama berselang, ia kembali membeli Vespa S tapi warna putih.

Karena kadung dikenal orang dengan yang hijau, Mahes sapaan akrabnya, mengecatnya dengan warna hijau dan ditambah warna cyralic gold.

Pengecatan dilakukan di 91 Scooter Garage, sedangkan ubahan mesin dan lainnya dikerjakan di G3 Scooter milik Mahes.

Selain diberi warna baru, bodi juga dibolong-bolongin supaya ada kesan sporty dan eksentrik.

Rangga
Headlamp pakai proyektor lengkap dengan aksen hijau pada angel eyes sesuai dengan tema

Mesin turut dioprek, cylinder head di-porting & polish kemudian pakai kem Kawahara K1.

Piston diganti 60 mm kapasitas mesinnya jadi 165,6 cc. Blok standar hanya dikorter. Manajemen mesin dipercayakan pada Malossi Force Master 2.

CVT tak luput dioprek. Variator di-custom, sedangkan kopling diganti dengan Malossi. Roller pakai asli Piaggio, ukuran 10 gr sebanyak 4 buah dan 7,5 gr dua buah.

Kaki-kaki pakai full Zelioni di depan dan belakang, termasuk cover fork depan. Apabila diperhatikan di belakang seperti ada tabung.

Ternyata kalau di Thailand itu tabung untuk STNK. Biasanya ditaruh di dekat dashboard, jamak dipasang di motor dengan modifikasi ala-ala thai look.

Perangkat penghenti laju juga kena sentuhan. Disc brake depan custom dari merek Jepang. Kemudian dibuat jadi mirip kayak Zelioni, cuman tidak floating.

Rangga
Kaki-kaki full Zelioni mulai dari suspensi sampai cover fork

Yang seru, Mahes mengubah pelek jadi 11 inci pakai punya Primavera. Sedangkan bawaan Vespa S depan 11 belakang 10.

“Biasa orang-orang kalau naik ke ring 11 atau 12 di Vespa S harus ganti girboks. Kalau gue enggak, gue modif girboks,” ujar pria yang ngepos di Jl. Pangeran Antasari Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jaksel.

Rangga
Knalpot Remus bertugas membuang hasil pembakaran mesin yang sudah di-boreup jadi 165 cc

Sebagai paripurna Mahes memasang perintilan Zelioni di seluruh Vespa S ini. Menurutnya yang belum terpasang dari katalog Zelioni hanya cover/cap yang ada di CVT saja.

Pekerjaan rumah ke depan, bodinya akan di-repaint karena menurut Mahes “Ulat Keket” ini sudah buluk banget, dan naik kapasitas mesin agar lebih ngacir.

Segera lah! Rangga

Plus : Tema dieksekusi secara matang

Minus: Ada lecet dan penyok pada tepong

Rangga
Piggyback Malossi dipercaya untuk mengelabui manajemen mesin yang tak standar lagi

Rangga
Ada tuas tambahan untuk menyalakan mesin

Rangga
Tabung ini di Thailand aslinya untuk menyimpan STNK

Rangga
Vespa S 125 Bolong-Bolong, Body Dianggap Buluk, Mesin Enggak Main-main

G3 Scooter Workshop: (021) 2277-1130

91 Scooter Garage: 0821-1447-9665

 

Data Modifikasi:

Ban depan: Michelin City Grip 110/70-11

Ban belakang: Pirelli Angel Scooter 120/70-11

Pelek: Primavera 11 inci

Sokbreker depan: Zelioni Chrome

Sokbreker belakang: Zelioni Chrome

Pelek depan: Zelioni Gun Metal

Lowering kit: Zelioni

Mesin: Bore Up 165 cc

Camshaft: Kawahara K1

Cylinder head: Custom Scooter Layur

Knalpot: Remus

Piggyback: Malossi Force Master 2

Disc: Custom

Handel rem: Mr. Bas Balon

Handgrip: Piaggio Zip

Spion: Oberon

Kait barang: Zelioni

Headlamp: Projector MH1

Stoplamp: Power1

Sein: Power1

Cover fork: Zelioni

Girboks: Custom

Kopling CVT: Malossi

Per CVT: Malossi

Roller: 7,5 gr & 10 gr

Belt: OEM Piaggio

Variator: G3 Scooter

Air scoop: Mr. Balon

Air intake: Zelioni

Air filter: Malossi

Baut bodi: Probolt

Balancer: Zelioni

Footstep: Buzzeti

Side fender: Karbon

Cover busi: Karbon

Tank cap: Zelioni

Oil dipstick: Zelioni