Kijang Innova Duet Kandas, Sasis Rela Dicoak, Jadi Yang Terceper?

Panji Nugraha - Minggu, 19 April 2020 | 15:00 WIB

Kijang Innova Duet Kandas, Sasis Rela Dicoak, Jadi Yang Terceper? (Panji Nugraha - )

CEPER STATIS

Kamil memang paling senang lihat mobil ceper, dan itulah yang akhirnya terjadi di Innova miliknya ini.

"Saya pengin ceper yang paling maksimal, tapi tetap pakai per dan sokbreker," ucapnya.

Merealisasikan hasratnya itu, ia mengganti sokbreker depan pakai produk Bilstein, sementara belakangnya masih bawaan pabrik. Sedangkan per digantipakaiTein yang sudah dipotong.

Namun rupanya langkah ini bagi pria 34 tahun ini masih kurang ceper.

Kyn/Otomotifnet
Kijang Innova Kamil, ceper statis

"Terpaksa coak sasis nih," gumamnya kala itu. Akhirnya sasis pun dicoak sekitar 4 cm agar bisa lebih ceper lagi.

"Sasis dicoak di atas gardan, lalu sasis tengah tempat stabilizer gardan dipotong sekalian bikin setelan gardan," jelas pemukim di Depok, Jawa Baratini.

Kemudian ia menyandingkan pelek OZ Chrono 18 inci, dengan balutan ban GT Radial Champiro SX2 245/40R18 di kaki depan dan 265/35R18 di belakang.

Hasilnya, kandas maksimal cuy!

Kyn/Otomotifnet
Pelek OZ Chrono, Kijang Innova jadi lebih sporty