Isuzu Panther Bekas Rawan Ngobos, Ada 6 Poin Penting Saat Cek Mesin!

Irsyaad Wijaya,Dylan Andika - Kamis, 30 April 2020 | 13:30 WIB

Ilustrasi Isuzu Panther (Irsyaad Wijaya,Dylan Andika - )

2. Buka filter udara

Otoseken.id
Mengecek kebocoran katup Isuzu Panther bekas lewat bunyi dari filter udara

Dengan membuka filter udara, kita bisa mengetahui apakah ada kebocoran pada klep masuk atau tidak.

Jika terdapat kebocoran pada klep masuk, maka akan terdengar suara seperti 'pok pok pok' dari filter udara tersebut.

3. Buka tutup radiator

Jika ada air yang menyembur dari lubang radiator saat mesin dihidupkan, artinya terdapat kerusakan pada packing atau gasket cylinder head.

Baca Juga: Kijang Diesel Bekas Terjangkau, Lawan Seimbang Panther, Dijual Mulai Rp 50 Jutaan

Otoseken.id
Mengecek kondisi gasket cylinder head Isuzu Panther bekas lewat radiator

4. Cabut dipstik oli atau buka tutup oli

Munculnya asap yang keluar dari lubang dipstick oli atau tutup oli bisa jadi pertanda buruk.

Itu berarti ada tekanan balik kompresi ke carter atau oil pan.

Bahasa awamnya mesin sudah 'ngobos' dan perlu overhaul.

5. Dengar dan amati asap knalpot

Lihat apakah ada asap putih yang keluar dari knalpot.

Jika keluar asap putih yang pekat, itu artinya terjadi pembakaran yang tidak sempurna pada mesin.

Sedangkan jika asap putih dan berminyak, maka itu tandanya oli ikut terbakar.

Dengarkan juga suara knalpot, jika terdengar suara terputus-putus dari knalpot maka itu pertanda adanya kebocoran pada klep buang.