Toyota Avanza Pelat Merah Diperiksa Petugas, Pengemudi Menolak, Diancam Baru Luluh

Irsyaad Wijaya - Selasa, 5 Mei 2020 | 13:30 WIB

Toyota Avanza pelat merah yang pengemudinya menolak diperiksa petugas posko pemeriksaan Covid-19 (Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - Pengemudi Toyota Avanza pelat merah sempat bikin ulah ketika menolak diperiksa oleh petugas posko pemeriksaan di perbatasan Siak dan Bengkalis, Riau.

Hal ini dijelaskan oleh Rudi, salah satu petugas posko perbatasan Siak dan Bengkalis, desa Siput, Siak Kecil, (4/5/20).

Menurut Rudi, saat dirinya bertugas petang kemarin sekitar pukul 19.00 WIB.

Sebuah Avanza dinas berpelat merah melintas dari arah Kota Pekanbaru masuk wilayah Bengkalis.

Baca Juga: Toyota Rush Pelat Merah Viral, Terekam Dipakai Latihan Mengemudi di Pekalongan

Petugas di perbatasan langsung melakukan pemberhentian dan akan melakukan pemeriksaan kesehatan.

Anehnya, pengemudi saat itu menolak untuk diperiksa.

"Waktu itu petugas Dishub menyampaikan akan memeriksanya namun pengemudi menolak," ujarnya.

"Pengemudi Avanza tersebut mengaku dari Pekanbaru, bahkan pengemudi tersebut mengatakan kita sama-sama petugas kepada petugas Dishub di sana," terang Rudi.

Mendengar jawaban ini Rudi yang betugas pengamanan di sana langsung menghampiri pengemudi tersebut.

"Saya sampaikan kepada pengemudi tersebut kalau tidak mau diperiksa lebih baik kita bubarkan sajalah posko ini Pak," ujar rudi.

"Setelah saya bilang seperti itu pengenmudi baru bersedia untuk diperiksa," tambah Rudi.

Menurut Rudi, dengan kondisi pandemi yang terjadi saat ini, seharusnya membuat masyarakat sadar dan menaati aturan yang berlaku dari pemerintah, apalagi mereka yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Seharusnya dia tidak boleh seperti itu. Kami di pos di sini menjalankan tugas, sesuai perintah. Anehnya saat mau diperiksa oleh petugas keamanan, Dia bilang kita sama-sama petugas," ujar Rudi.

Sumber: https://pekanbaru.tribunnews.com/2020/05/04/pengendara-mobil-plat-merah-tolak-diperiksa-saat-masuk-bengkalispetugaskita-bubarkan-posko-ini-pak?page=all