Honda Vario 125 Jadi Serpihan, Rangka dan Mesin Pisah Tercebur Got, Terseret Kereta Api 100 Meter

Irsyaad Wijaya - Kamis, 4 Juni 2020 | 11:05 WIB

Honda Vario 125 jadi serpihan hingga rangka dan mesin tercebur parit setelah terseret kereta api sejauh 100 meter di kabupaten Bojonegoro (Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - Kecelakaan maut menimpa ibu dan anak yang masih balita saat mengendarai Honda Vario 125.

Vario 125 yang dikendarainya jadi serpihan hingga rangka dan mesin terpisah serta tercebur ke parit.

Saat dievakuasi warga, bodi pecah kecil-kecil berserakan di sisi rel kereta api.

Honda Vario 125 tersebut hancur setelah tersambar kereta api dan sempat terseret 100 meter hingga ambyar menjadi serpihan.

Baca Juga: Toyota Yaris dan 4 Motor Terseret Kereta Api di Solo, Polisi Tetapkan Tersangka

Insiden disebutkan terjadi di perlintasan kereta api desa Balenrejo, Balen, kabupaten Bojonegoro, Jatim, (3/6/20).

Akibatnya tiga nyawa terdiri dari Ibu dan anak masih balita serta satu wanita yang ikut dibonceng.

Peristiwa bermula saat Vario 125 bernopol S 2187 AJ yang dikendarai Mala (27) warga asal Bungkal Kecamatan Balen, memboncengkan Aprilia (25) warga Balenrejo, serta satu balita perempuan Icha (2), menyebrang perlintasan ke arah selatan.

Saat bersamaan dari arah timur datang kereta api, hingga kecelakaan tak terhindarkan.

"Dua perempuan meninggal di lokasi, sedangkan balita meninggal di rumah sakit," kata Kapolsek Balen, AKP Simun dikonfirmasi.

Simun menjelaskan, Vario 125 korban pun terseret sekitar 100 meter, dengan kondisi rusak parah tinggal serpihan hingga rangka dan mesin tercebur parit.

Korban yang tewas di lokasi mengalami luka berat, karena terseret kereta api.

Sedangkan Icha (2), anak dari Aprilia kondisinya kritis sempat dibawa ke rumah sakit, hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.

"Awalnya yang meninggal dua perempuan, lalu anak yang kritis tak terselamatkan saat di rumah sakit," pungkasnya

Sumber: https://jatim.tribunnews.com/2020/06/03/breaking-news-laka-maut-motor-disambar-ka-di-bojonegoro-terseret-100-meter-ibu-balita-tewas