Sirkuit Red Bull Ring Neraka Bagi Yamaha, Valentino Rossi Andalkan Settingan Baru

Fendi,Irsyaad Wijaya - Kamis, 13 Agustus 2020 | 19:00 WIB

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat mengikuti balapan di sirkuit Brno dalam ajang MotoGP Republik Ceska 2020. (Fendi,Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - MotoGP 2020 akan belanjut pekan ini di sirkuit yang dianggap neraka bagi Yamaha oleh Valentino Rossi, yakni Red Bull Ring, Austria, (14-16/8/20).

Hasil positif pekan kemarin di MotoGP Ceko 2020 dengan finish kelima belum tentu bisa diulang oleh Rossi di sirkuit Red Bull Ring, Austria.

Namun Dirinya tetap berpikir optimis bisa meraih hasil maksimal di MotoGP Austria 2020.

Dalam empat tahun terakhir, Valentino Rossi belum pernah masuk finish di tiga besar di Red Bull Ring, tahun lalu finish di urutan empat.

Baca Juga: Breaking News: MotoGP Austria 2020 Dapat Izin, Bisa Digelar Agustus!

Dikutip dari corsedimoto.com, Red Bull Ring salah satu sirkuit terburuk bagi Yamaha, di mana kekuatan mesin sangat diperhitungkan.

Sejak kembali jadi tuan rumah MotoGP Austria pada 2016, finish tertinggi pembalap Yamaha di Red Bull Ring diraih Jorge Lorenzo pada 2016 dan Fabio Quartararo masing-masing naik tangga podium ketiga.

Balapan di Red Bull Ring akan berlangsung dua pekan berturut-turut, 16 Agustus (MotoGP Austria) dan 23 Agustus (MotoGP Stiria).

Jadi prioritasnya untuk mendapatkan point sebanyak-banyaknya.

Dengan settinga baru yang dipelajari dalam dua balapan sebelumnya, Valentino Rossi dapat memanfaatkan pengereman mendadak dengan lebih baik.

Karena itu ciri khas gaya balapnya dan fase yang cepat setelah pengereman.

"Yang tidak dapat saya lakukan dengan set-up lama," kata Valentino Rossi.

"Itu adalah akhir pekan yang positif, saya menikmati balapan, saya bisa berkendara dengan baik hingga finish," lanjutnya.

"Saya berhasil menyerang dan memulihkan posisi. Memulai dari baris keempat sangat sulit karena semua orang cepat," sebut The Doctor.