Honda CBR250RR SP Tenaga Jadi 41 PS, Ini Detail Ubahan Mesinnya

Antonius Yuliyanto - Kamis, 20 Agustus 2020 | 11:10 WIB

Honda CBR250RR SP (Antonius Yuliyanto - )

Bagian silinder pun mengalami ubahan, “Supaya tekanan lebih bagus dan mengurangi pumping lost, di bagian bawah silinder dikasih coakan, sehingga tahanan di bawah piston bisa dibuang ke samping, sehingga putaran mesin lebih ringan,” terangnya.

Endro melanjutkan, “Perubahan juga ada di bagian conrod yang jadi nut less atau tak pakai mur, sekarang hanya baut saja sehingga berat berkurang.”

Crankshaft ternyata bahannya juga berubah, tujuannya untuk mendukung kekuatannya.

Termasuk juga di bagian per klep, juga ada ubahan, “Rpm lebih tinggi, maka per klep juga berubah lebih pendek, supaya lebih ringan,” lanjut Endro yang kini berkantor di kawasan Greenland International Industrial Centre (GICC) Blok DD No 01 Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

Honda
Silinder Honda CBR250RR SP bagian bawahnya ada coakan

Bagian balancer untuk mendukung power up pun direduksi diameter bearingnya, dari 27,998 mm jadi hanya 22,998 mm.

Ubahan berikutnya di sistem asupan bahan bakar dan udara, “Saringan udara dari flat type sekarang jadi foaming type agar nafas lebih plong.”

“Air funnel atau leher angsa saringan dibikin beralur venturinya supaya udara yang masuk tekanannya lebih bagus,” lanjut pria ramah ini.

“Perubahan tentu juga ada di setingan ECM dan supaya penyaluran lebih bagus, didukung adanya assist slipper clutch,” tutup Endro.

Dengan berbagai ubahan tadi, pantas jika performa mesin CBR250RR di versi SP dan SE bisa meningkat.

Honda
Con rod Honda CBR250RR SP jadi model nut less atau tanpa mur, cuma baut saja