Kampas Ganda Aftermarket Belum Tentu Lebih Awet Dari Orisinal, Balik Lagi ke Pengendara

Irsyaad Wijaya,Muhammad Farhan - Kamis, 26 November 2020 | 15:00 WIB

Kampas ganda aftermarket untuk motor skutik keluaran USR (Irsyaad Wijaya,Muhammad Farhan - )

Otomotifnet.com - Muncul anggapan jika kampas ganda aftermarket motor matik lebih awet dari orisinalnya.

Hal ini muncul karena klaim dari produsen aftermarket yang memakai material lebih berkualitas dari bawaan motor.

Tapi anggapan itu belum tentu benar, seperti yang dikatakan Griyan Kedia, pemilik bengkel 126 Project yang ada di Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, material pada kampas ganda bukan faktor utama awet tidaknya komponen ini.

Baca Juga: Lagi Tren motor Matik Pakai Kampas Ganda CVT Warna-warni, Ini Asal Muasalnya

Istimewa
Kampas ganda Yamaha Jupiter

"Awet tidaknya kampas ganda ini lebih dipengaruhi gaya berkendara pemilik motor, prinsipnya sama seperti kampas rem saja," ujar Griyan.

Berdasarkan informasi bengkel resmi, jadwal penggantian kampas ganda standar di motor matik rata-rata di 24.000 km atau sekitar dua tahun.

Meskipun ada patokannya, terkadang kampas ganda bisa habis lebih cepat atau lambat karena beragam faktor.

"Motor yang dipakai secara agresif, sering bawa beban berat atau lewat tanjakan tentu bisa lebih cepat abis kampas gandanya dari yang dipakai normal," lengkapnya.

 

Berdasarkan pengecekan motor milik konsumen, ada yang sudah ganti kampas ganda setelah pemakaian setahun dan ada juga yang sampai tiga tahun baru diganti.

"Karena tenaga mesin lebih besar, masa pakai kampas ganda motor oprekan cenderung lebih cepat habis dari motor standar," ungkap Griyan.

Jadi bahan atau material enggak bisa jadi patokan, ada beragam faktor yang mempengaruhi umur pakai kampas ganda di motor matik.