Kijang Innova Luluh Lantak, Terdengar Dentuman Keras, Posisi di Sisi Rel Kereta

Irsyaad Wijaya - Selasa, 1 Desember 2020 | 13:35 WIB

Toyota Kijang Innova dihajar kereta api hingga bodi kiri luluh lantak di kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - Toyota Kijang Innova hasilkan dentuman keras yang mengagetkan warga desa Kota Raya, Lahat, Sumatera Selatan.

Setelah ditengok ternyata Kijang Innova sudah terpental dalam kondisi bodi kiri luluh lantak usai dihajar kereta api.

Posisinya miring di sisi rel kereta api.

Insiden tersebut tepat terjadi di jalan keluar masuk tambang PT TMP sekitar pukul 07:00 WIB, (30/11/20).

Peristiwa naas tersebut bermula saat Kijang Innova warna silver nopol BG 1105 EF yang dikemudikan Firman bersama istrinya, Pelita Dianah melaju dari arah dalam PT TMP menuju ke jalan umum Desa kota Raya.

Baca Juga: Toyota Agya Nungging, Kap Mesin Terkelupas, Ditampar Kereta Api di Cinta Damai

Saat berada di atas perlintasan tanpa palang pintu hendak menyebrang, ternyata juga melintas log kereta api, dengan No log CC206 masinis Aris dan Berry.

Jarak yang sudah dekat sehingga tabrakan pun tak terhindarkan.

Sontak Kijang Innova langsung terpental.

Warga yang mengetahui hal tersebut pun langsung berhamburan keluar dan berusaha menyelamatkan kedua korban.

Akibat peristiwa tersebut pengemudi Kijang Innova mengalami luka robek bagian kepala.

Sementara, istrinya yang merupakan bidan mengalami luka patah tulang bagian bahu kanan dibawa ke RSUD Lahat.

"Suaminya dirawat di RSUD Lahat. Sementara istrinya dirujuk ke Palembang," ungkap salah satu rekan korban.

Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Kurniawi H Barmawi mengungkapkan bahwa untuk Kijang Innova mengalami kerusakan bagian samping kiri dan depan.

Baca Juga: Kijang Innova Porak-poranda, Pengemudi Pusing, Tak Sadar Ditampar Kereta Api

Barang bukti berupa Kijang Innova sudah dievakuasi dan diamankan.

"Untuk kasusnya masih kita lakukan penyelidikan," ungkap Kurniawi.

Sumber: https://sumsel.tribunnews.com/2020/11/30/toyota-inova-dihantam-kereta-api-di-lahat-pasutri-mengalami-luka-parah