Kijang Innova Diesel Indikasinya Dapat Diskon PPnBM, Setelah Dihitung, Estimasi Jadi Rp 300 Jutaan

Irsyaad Wijaya,Naufal Shafly - Senin, 22 Maret 2021 | 08:50 WIB

Toyota New Kijang Innova rencana dapat insentif PPnBM 0 Persen mobil 2.500 cc ke bawah (Irsyaad Wijaya,Naufal Shafly - )

Maka, rumus menghitungnya adalah: Harga OTR (Rp 445.700.000) x BBN-KB (12,5 persen) = Rp 55.712.500.

Selanjutnya harus mencari biaya dealer dan variable cost dari Kijang Innova tipe V A/T Diesel ini.

Namun, perlu diketahui, kedua variabel ini merupakan hal yang sensitif sehingga pabrikan enggan membukanya ke publik.

Untuk besarannya juga berbeda-beda, karena setiap pabrikan menerapkan kebijakan masing-masing.

"Biaya dealer biasanya 2 sampai 3 persen, sedangkan variabel cost 1 persen. Nah, variable cost ini dibebankan kayak buat mengantarkan unit ke konsumen pakai towing, administrasi, surat leasing dan lainnya," tutur sumber terpercaya tim redaksi.

Baca Juga: PPnBM Kendaraan Hybrid Diusulkan Naik, Menkeu Siapkan Dua Skema

Facebook.com/Adhie
Bagian belakang Kijang Innova Facelift

Berdasarkan penjelasan sumber tersebut, diasumsikan biaya dealer sebesar 2 persen dan variable cost dari mobil tersebut 1 persen.

Cara menghitung biaya dealer adalah: Harga OTR (Rp 445.700.000) x 2 persen = Rp 8.914.000.

Sedangkan, cara menghitung variabel cost adalah: Harga OTR (Rp 445.700.000) x 1 persen = Rp 4.457.000.

Sekarang tinggal kita hitung.

Harga OTR Rp 445.700.000
BBN-KB DKI Jakarta  Rp 55.712.500
Biaya Dealer  Rp 8.914.000
Variable Cost Rp 4.457.000
Total  Rp 376.616.500

Dengan begitu, didapatkan harga tebus Toyota Kijang Innova V A/T adalah Rp 376.616.500