Mobil Hybrid Bekas Lebih Teliti Saat Cek Unit, Kenali Ciri Baterai Traksi Lemah

Irsyaad Wijaya,Rayhansyah Haikal Wishnumurti - Rabu, 24 Maret 2021 | 13:50 WIB

Toyota Prius Hybrid di Indonesia (Irsyaad Wijaya,Rayhansyah Haikal Wishnumurti - )

Otomotifnet.com - Mobil hybrid baru rata-rata memiliki harga di atas versi konvensionalnya.

Solusi jika pengin punya mobil hybrid, lirik versi bekasnya yang harganya lebih bersahabat.

Namun saat pengecekan unit wajib teliti, terutama baterai traksi karena memiliki usia pakai dan performanya akan menurun seiring pemakaian.

Untuk mengenali ciri-ciri baterai traksi yang sudah lemah, berikut detailnya.

Baca Juga: Toyota C-HR Hybrid Ada Bekasnya, Keluaran 2019 Bisa Dikredit Dengan Setor DP Rp 170 Juta

greenbeanbattery.com
Indikator Master Warning pada Prius

Pada buku manual Toyota Prius model tahun 2010 halaman 500-509, tanda-tanda melemahnya baterai hybrid adalah menyalanya indikator master warning merah.

Apabila discan, dilansir dari obd-codes.com, Prius bekas dengan baterai traksi melemah akan memunculkan kode OBD-II P0A80.

Kalau sudah muncul kode tersebut, itu tandanya harus segera mengganti baterai traksi dengan yang baru.

Selain kode, dilansir dari motorbiscuit.com, baterai traksi yang melemah akan kesulitan mempertahankan charge.

Bisa lihat charge baterai traksi hybrid yang melemah akan berfluktuasi atau ngedrop di layar hybrid.

Ketika sistem hybrid tidak kuat karena baterai traksi melemah, mobil hybrid akan terus mengandalkan mesin untuk menjalankan mobil.

Efek samping dari mesin bensin yang terus dipakai adalah konsumsi bahan bakar mobil hybrid yang semakin meningkat.