Mobil Matik Berhenti di Tanjakan, Jangan Biasakan Gantung Gas, Awas Mesin Overheat

Radityo Herdianto,Ignatius Ferdian - Minggu, 20 Juni 2021 | 12:34 WIB

Mobil melewati tanjakan (Radityo Herdianto,Ignatius Ferdian - )

Otomotifnet.com - Ada yang tidak boleh dilakukan saat sedang berhenti di tanjakan curam menggunakan mobil matik.

Banyak yang menganggap mudahnya penggunaan mobil matik bikin pengemudi kurang was-was saat sedang lewat di tanjakan.

Hanya tinggal gas rem, mobil matik bisa mudah berhenti dan melaju dalam kondisi stop and go di tanjakan.

Tapi ada kesalahan yang sering tidak diketahui saat sedang berhenti di tanjakan.

"Kebiasaan orang gantung pedal gas untuk menahan mobil agar tidak mundur," ujar Harry Yanto, Product Panning PT Kreta Indo Artha (KIA).

Baca Juga: Cara Gampang Melewati Tanjakan Pakai Mobil Transmisi Matik, Kuncinya Momentum

"Maksudnya mobil biar bisa langsung maju, padahal itu bisa merusak transmisi," tegasnya.

Harry menjelaskan saat pedal gas diinjak putaran mesin akan lebih tinggi dari kondisi idle.

Tekanan oli transmisi yang dihasilkan mengikuti besaran putaran mesin mobil.

"Secara bersamaan posisi girboks sedang engage, saling menempel," sebut Harry.

"Ada kondisi dimana mekanikal girboks berusaha bergerak tapi posisi mobil tertahan," terusnya.

Baca Juga: Biaya Kuras Oli Matik Daihatsu Terios di Bengkel Resmi, Siapkan Uang Segini

Dari sini akan terjadi penumpukan beban torsi yang berlebih.

Hal ini memicu oli transmisi jadi cepat panas bahkan bisa sampai overheat.

"Komponen clutch atau plat juga bisa cepat aus, transmisi bisa jadi slip," tekan Harry.