Motor MotoGP Bukan Makin Kencang Malah Makin Pelan, Ini Lho Gara-garanya

Panji Nugraha - Jumat, 18 Agustus 2023 | 20:40 WIB

Ilustrasi motor MotoGP (Panji Nugraha - )

Otomotifnet.com - Ajang MotoGP akan merombak besar-besaran aturannya pada musim 2027 mendatang.

Regulasi yang akan diubah mengacu pada area teknis, sehingga bukannya makin kencang tapi makin pelan.

Perubahan ini dibuat demi beberapa tujuan, di antaranya menciptakan kompetisi yang ketat dan seru namun lebih aman dan ramah lingkungan.

Salah satu regulasi utama yang diubah adalah mesin motornya.

Sejak era 4-tak dimulai pada 2002 silam, MotoGP mengalami beberapa perubahan regulasi.

Dari mesin 990 cc, lalu menjadi mesin 800 cc mulai 2007 hingga mesin 1.000 cc yang dipakai sejak 2012 hingga sekarang.

Dari rumor yang beredar di paddock, mesin MotoGP yang dipakai 2027 mendatang akan dipelanin sedikit menjadi 850 cc.

Mesinnya masih akan menggunakan konfigurasi serupa dengan yang sekarang, yakni empat silinder bebas inline 4 atau V4.

Hal itu dilakukan demi mengurangi kecepatan motor MotoGP, yang dianggap sudah terlalu berlebihan dan membuat balapan menjadi lebih berbahaya dari sebelumnya.

Contohnya saja top speed Brad Binder di Sirkuit Mugello, yang telah menyentuh angka 366,1 km/jam menuju tikungan San Donato (tikungan 1).