3 Hal Wajib Diperhatikan Sebelum Beli Motor Honda CRF250 Rally Bekas

Konten Grid - Rabu, 28 Januari 2026 | 12:00 WIB

Honda CRF250 Rally

Otomotifnet.com - Meminang motor dual-purpose seperti Honda CRF250 Rally memerlukan ketelitian ekstra agar Anda tidak mendapatkan unit yang lelah atau bermasalah.

Berikut tiga spesifikasi bodi dan mesin motor Honda CRF250 Rally bekas ini: 

1. Bedah Suara Mesin

Karakteristik mesin CRF250 Rally memang unik karena memiliki suara sedikit kasar secara alami.

Namun, Anda harus bisa membedakannya:

Ngelitik Normal:

Biasanya hanya disebabkan oleh setelan klep yang mulai longgar.

Masalah ini tergolong ringan, mudah diperbaiki, dan tidak memerlukan biaya besar.

Ngelitik Rusak (Kasar Ekstrem):

Waspadalah jika suara mesin terdengar sangat kasar dan berisik secara tidak wajar.

Ini adalah indikasi kerusakan serius pada komponen vital seperti seher (piston), rantai keteng, atau bahkan kruk as.

Perbaikan pada bagian ini bisa menguras kantong Anda cukup dalam.

2. Telusuri Rekam Jejak (Service Record)

Jangan hanya percaya pada tampilan fisik, periksalah buku servis atau riwayat perawatan motor tersebut.

Fokuskan perhatian Anda pada dua hal krusial:

Baca Juga: Tertarik Beli Motor Suzuki Satria F150 Bekas? Cek Ini Agar Tidak Menyesal

Baca Juga: Motor Listrik Mirip PCX Tembus 130 km, Ini Spesifikasi Polytron Fox-R 2023

Baca Juga: Selisih Rp 300 ribuan, Ini Perbedaan Fitur Daihatsu Xenia ADS dan ASA

Baca Juga: Tembus 60 km/liter, Intip Keunggulan Honda BeAT Deluxe Tahun 2024

Riwayat Oli:

Apakah motor pernah mengalami keterlambatan ganti oli hingga kering?

Masalah Overheat:

Riwayat mesin yang pernah kepanasan (overheat) sangat memengaruhi performa jangka panjang dan daya tahan komponen internal mesin saat ini.

3. Inspeksi Fisik dan Detail Bodi

Bodi motor trail sering kali "bercerita" tentang gaya berkendara pemilik sebelumnya.

Lakukan pengecekan menyeluruh pada area plastik dan rangka:

Tanda Kerusakan:

Perhatikan adanya goresan dalam, cat yang mengelupas tidak wajar, atau bodi yang tidak presisi.

Hal ini biasanya menjadi indikasi kuat bahwa motor tersebut pernah mengalami jatuh atau benturan keras saat digunakan off-road.

Jika memungkinkan, ajaklah mekanik kepercayaan atau lakukan test ride untuk merasakan langsung perpindahan gigi dan kestabilan suspensi motor.

YANG LAINNYA