Otomotifnet.com - Memarkirkan mobil dengan transmisi otomatis (matic) seringkali dianggap lebih mudah dibandingkan mobil manual. Namun, ketika berhadapan dengan situasi parkir paralel di area yang sempit atau padat, banyak pengemudi yang masih merasa ragu.
Kesalahan kecil dalam memosisikan tuas transmisi atau tidak memahami fitur shift lock bisa berakibat fatal, mulai dari mobil yang tidak bisa didorong hingga risiko kerusakan pada sistem transmisi.
Yu kita lakukan dengan teknik parkir paralel yang benar bagi pengguna mobil matic agar kendaraan tetap aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lain.
Persiapan Sebelum Melakukan Manuver
Sebelum mulai memutar setir, persiapan yang matang adalah kunci utama keberhasilan parkir paralel.
Pilih ruang yang memadai, pastikan ruang kosong yang tersedia memiliki panjang minimal 1,5 kali dari panjang mobil Anda. Ruang ekstra ini sangat penting untuk memberi celah manuver saat maju-mundur tanpa menyenggol kendaraan di depan atau belakang.
Perhatikan kondisi lingkungan, Selalu cek apakah ada rintangan yang tidak terlihat dari spion, seperti trotoar yang terlalu tinggi, tiang listrik, atau benda kecil di permukaan jalan.
Gunakan fitur bantuan, jika mobil anda dilengkapi dengan sensor parkir atau kamera mundur, pastikan fitur tersebut aktif. Alat bantu ini sangat krusial dalam mengukur jarak presisi di lahan yang terbatas.
Langkah-Langkah Teknis Parkir Paralel
Setelah menemukan posisi yang tepat, ikuti panduan teknis berikut ini secara sistematis.
Posisi sejajar, berhentilah tepat di samping mobil yang parkir di depan ruang kosong Anda. Pastikan jarak antar bodi mobil sekitar 50-100 cm.
Mulai mundur (Transmisi R), pindahkan tuas ke posisi R (Reverse). Sambil perlahan melepas rem, putar setir secara penuh ke arah tempat parkir (biasanya ke arah kiri atau trotoar).
Sudut 45 derajat, mundurlah perlahan hingga mobil membentuk sudut sekitar 45 derajat. Gunakan spion kiri untuk memantau jarak dengan trotoar dan spion kanan untuk memantau mobil di belakang.
Luruskan setir saat posisi mobil sudah masuk sebagian, luruskan setir dan terus mundur perlahan.
Manuver akhir setelah bagian depan mobil Anda melewati bagian belakang mobil di depan, putar setir ke arah berlawanan untuk memasukkan bagian depan mobil. Sesuaikan posisi ban agar sejajar dengan trotoar (idealnya berjarak sekitar 30 cm) agar tidak menghambat arus lalu lintas.
Rahasia Penting Penggunaan Fitur Shift Lock
Inilah perbedaan mendasar antara parkir biasa dengan parkir paralel pada mobil matic. Di tempat umum, mobil yang parkir paralel seringkali harus bisa didorong agar mobil lain bisa keluar.
Masalah transmisi P secara standar, kunci mobil matic tidak bisa dicabut jika tuas berada di posisi N (Neutral), namun jika dibiarkan di posisi P (Parking), roda akan terkunci dan mobil tidak bisa didorong.
Solusi Shift Lock, setelah mematikan mesin dengan tuas di posisi P, tekan tombol shift lock (biasanya terletak di dekat tuas transmisi) atau masukkan kunci fisik ke lubang kecil yang tersedia.
Sambil menekan tombol tersebut, pindahkan tuas dari P ke N. Dengan begitu, mesin tetap mati, kunci bisa dicabut, dan mobil tetap bisa didorong secara manual oleh petugas parkir.
Keamanan di Lokasi Tanjakan atau Turunan
Jika Anda terpaksa melakukan parkir paralel di jalan yang miring, prosedurnya sedikit berubah untuk menjaga keawetan komponen transmisi.
Rem tangan dulu sebelum memindahkan tuas ke P, tarik rem tangan (handbrake) sekuat mungkin. Ini memastikan beban mobil ditahan oleh rem, bukan oleh parking pawl di dalam transmisi.
Pindahkan ke P baru setelah mobil benar-benar diam oleh rem tangan, pindahkan tuas ke posisi P.
Ganjal roda jika kemiringan sangat ekstrem, sangat disarankan untuk menggunakan balok pengganjal roda sebagai perlindungan tambahan.
Menguasai parkir paralel bagi pengguna mobil matic bukan hanya soal keterampilan mengemudi, tapi juga pemahaman terhadap mekanisme kendaraan seperti fungsi shift lock dan rem parkir.
Dengan teknik yang benar, Anda tidak hanya mempermudah diri sendiri tetapi juga menunjukkan etika berkendara yang baik di area parkir umum.
Baca Juga: Bolehkan Memindah Posisi Pelat Nomor Kendaraan? Ini Fakta Hukumnya
Baca Juga: 7 Cara Efektif Membeli Motor Bekas , Agar Tidak Tertipu Harga Murah