Mengapa Garis Marka Jalan Sangat Licin Saat Musim Hujan? Cek Faktanya

Konten Grid - Senin, 9 Maret 2026 | 11:00 WIB

Fakta tentang garis marka jalan

Otomotifnet.com - Bagi para pengendara sepeda motor, melintasi garis marka jalan saat cuaca mendung atau hujan sering kali menjadi momen yang menegangkan.

Fenomena roda yang selip atau tergelincir di atas garis putih ini bukan sekadar perasaan belaka, melainkan sebuah fakta teknis yang bisa dijelaskan secara ilmiah.

Memahami mengapa area ini menjadi zona berbahaya sangat penting bagi keselamatan berkendara.

Berikut adalah fakta lengkap tentang garis marka jalan: 

1. Perbedaan Material

Penyebab utama licinnya marka jalan terletak pada bahan pembuatnya yang berbeda jauh dengan aspal.

2. Efek Lapisan Air

Saat hujan turun, sifat marka yang tidak berpori mencegah air meresap ke bawah.

Hal ini menyebabkan terbentuknya lapisan air tipis di atas garis marka.

Ketika ban motor melintas, terjadi fenomena mirip aquaplaning, di mana ban kehilangan kontak langsung dengan permukaan jalan dan seolah-olah "mengambang" di atas air.

Tanpa daya cengkeram yang memadai, motor menjadi sangat mudah tergelincir saat melakukan manuver atau pengereman.

3. Kandungan Manik-Manik Kaca

Marka jalan modern dirancang agar bisa memantulkan cahaya lampu kendaraan saat malam hari (retroreflektif).

Untuk mencapai efek ini, campuran cat marka diberi butiran manik-manik kaca kecil.

Meski sangat membantu visibilitas, butiran kaca yang berbentuk bulat dan halus ini justru mengurangi gesekan antara ban dan jalan, menambah tingkat kelicinan permukaan.

Baca Juga: Ini Arti Marka Garis Utuh Sampai Ganda Putus-putus

Baca Juga: Marka Putus-putus Sampai Ganda di Jalan Ada Artinya, Jangan Dilanggar

Baca Juga: Sering Dilewatin, Tapi Banyak Yang Enggak Tahu Arti Marka Jalan Ini

Baca Juga: Punya SIM Mesti Tahu Arti Marka Jalan Warna Kuning, Beda Sama Putih

4. Kontaminasi Debu dan Residu Oli

Permukaan marka yang rata menjadikannya tempat menumpuknya debu halus, sisa bahan bakar, dan tetesan oli dari kendaraan lain.

Saat hujan pertama kali turun, zat-zat ini bercampur dengan air dan menciptakan lapisan yang licin menyerupai sabun.

Itulah sebabnya jalanan sering kali terasa jauh lebih berbahaya pada awal hujan dibandingkan saat hujan sudah deras.

YANG LAINNYA