Kia Rio 1.4 CRDi Diesel First Drive Review, 240 Nm di Hatchback Kecil!

Jumat, 17 Februari 2017 | 00:43 WIB

Lisbon - Ketika PT Kia Motors Indonesia mengundang Otomotifnet untuk mencoba All New Kia Rio di Portugal, kami tahu satu varian yang pasti kami jajal adalah mesin dieselnya. Bagaimana tidak, Eropa jadi salah satu benua dengan populasi mesin diesel terbanyak kan?

Mengaitkannya, mungkin pembaca masih ingat mesin diesel yang diusung Hyundai i20 CRDi di Indonesia pada tahun 2009 silam. Yes, Kia Rio 2017 ini pun menggunakan mesin U2 CRDi yang sama. Output 89 dk (90 ps) pun masih sama, hanya saja torsinya naik 20 Nm dibanding dulunya yang 220 Nm.

Hmm, torsi yang lebih besar dibanding Suzuki Ertiga Diesel Hybrid, dengan bodi yang jauh lebih kompak? Bagaimana rasanya?

Bila dibandingkan respon mesin bensin 1.0 T-GDI yang sebelumnya kami tulis di sini, respon putaran bawah mesin dieselnya 1.4 CRDi ini terasa sangat lemah.

Melewati 1.700 rpm, menambah kecepatan terasa sangat mudah dengan getaran yang minim

Like all modern VGT diesels, mesinnya perlu berputar hingga rpm tertentu untuk menemukan sweet spot turbonya. Untuk Rio ini, hal tersebut terasa setelah melewati sekitar 1.700 rpm.

Injak pedal gas yang dalam dari range tersebut, indikator VSC (Vehicle Stability Control) berkedap-kedip tanpa henti, bahkan tak sanggup menghentikan ban yang tetap spin karena torsi ekstrabesar 240 Nm untuk mengangkut bodi kompak Rio ini yang hanya bobot kosongnya hanya 1.230 kg ini.

Karena penggunaan transmisi manual 6-percepatannya, kami dapat dengan mudah menetap di putaran paling efektif untuk torsi yang menyenangkan setiap saat. Bahkan, tanjakan curam pun dapat dengan santai dilahap menggunakan gigi 4!

Sebagai varian flagship, interior Rio 1.4 CRDi dapat fitur dan wujud termewah dual tone, termasuk pedal set aluminium

Sayangnya, jarak main kopling agak jauh meski tetap ringan untuk diinjak. Tetap saja, kami masih menunggu kedatangan transmisi otomatis khusus mesin diesel ini.

Yang menyenangkan, angka konsumsi BBM yang tertera di MID (Multi Information Display) setelah berputar-putar lebih dari 1 jam masih berkisar di 16 km/liter, sedangkan mesin 1.0 T-GDI ada di 12-an km/liter meski keduanya dilengkapi idle stop and go.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA