Toyota Kijang LX 2001, Setia dengan Alto

Otomotifnet - Sabtu, 18 Juli 2015 | 10:29 WIB
Kijang Kapsul LX ALTO
Dok.OTOMOTIFNET
Kijang Kapsul LX ALTO


Gaya ini sempat booming di awal tahun 2000-an dan ternyata masih ada yang setia

Jakarta - Masih ingat istilah ALTO (All Terrain Off-road) dong? Ya, dipopulerkan OTOMOTIF, pemakainya justru bukan mobil double gardan. Semuanya bergaya dengan ban kasar dan jangkung, ditambah beberapa aksesori pendukung.


Enaknya pakai ALTO, enggak khawatir mau ketemu kondisi jalan apapun

Nah, salah satu yang masih setia adalah S. Edhi Arianto dengan Toyota Kijang Kapsul LX yang dimiliki sejak baru.
 
“Mobil ini sudah dimodifikasi gaya ALTO dari tahun 2006, sampai sekarang ya masih sama gayanya, hehehe,” kekeh Edi, sapaan akrabnya. Modifikatornya adalah Nuris yang dulu didaulat sebagai penyebar virus ini.


Dog guard hanya untuk gaya saja

Paling jelas terlihat adalah penggunaan pelek Weld Racing ukuran 15 inci dengan lebar 8 inci, bannya pakai Dunlop Grantrek ukuran 195/80R15. Oh iya, pemasangannya harus ubah baut, karena PCD pelek ini 114,3 dengan 5 lubang, sementara aslinya Kijang kapsul lubang 4 dengan PCD 114,3.

Kijang Kapsul LX ALTO
Dok.OTOMOTIFNET
Kijang Kapsul LX ALTO
Pelek Weld Racing harus ubah PCD supaya bisa dipasang

Agar tidak limbung, maka sokbreker diganti kepunyaan Isuzu Panther Touring, sekaligus supaya bodi lebih tinggi. Masih kurang, dipasang body lift dari bahan alumunium setebal 5 cm. “Untuk bushing pernya pakai Energy Suspension,” tambah pria bertubuh besar ini.

Kijang Kapsul LX ALTO
Dok.OTOMOTIFNET
Kijang Kapsul LX ALTO
Sokbreker Isuzu Panther Touring plus body lift 5 cm supaya bodi menjulang

Dengan settingan seperti ini, bodi Kijang kapsul ini langsung terlihat menjulang. Nah, karena pelek lebar 8 inci dengan offset 0 ini jadi keluar dari sepatbor, akhirnya Edi meminta Nuris untuk membuatkan over fender dari bahan aluminium yang kemudian di-finishing seperti ‘bumper mentah’ alias belum dicat.

Jok Recaro LX ’81, gaya khas anak-anak ALTO dulu

Tak hanya over fender, bumper depan belakang pun juga dicat motif yang sama. Kemudian Edi menambahkan washer lamp milik Land Rover Discovery. “Orisinal Discovery nih, cuma enggak diaktifin saja, hahaha,” gelak pria 34 tahun ini.

Mengentalkan nuansa off-road, fog lamp Dick Cepek Baja dan fender mirror kepunyaan Toyota Land Cruiser VX200 juga ditambahkan. Di belakang juga ditambahkan towing bar dengan fog lamp tambahan.

Uniknya, setelah Kijang kapsul ini bergaya ALTO, Edi malah enggan menggunakannya untuk main off-road atau bahkan terkena hujan sekalipun. “Sayang ah, mobil ini memang lebih banyak saya simpan di garasi, hehehe,” kekeh penghuni kawasan Otista, Jaktim ini. Waduhhhh… • (otomotifnet.com)

Plus:
- Konsep modifikasi rapi dan menyeluruh

Minus:
- Mesin belum banyak ubahan

Data modifikasi

Pelek Weld Racing 15x8 inci, ban Dunlop Grantrek 195/80R15, sokbreker Isuzu Panther Touring, body lift custom 5 cm, over fender custom alumunium, washer lamp Land Rover Discovery, fog lamp Dick Cepek Baja, towing bar custom, spion Suzuki APV, fender mirror Toyota Land Cruiser VX200, jok Recaro LX ’81, setir Nardi Torino, DVD monitor Pioneer AVH-P3450DVD, dog guard, bonnet shield, third brake lamp Hella, per klep TRD






 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Otomotifnet

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa