Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Burden Menyerukan Pembatalan F1 Bahrain

Bagja - Senin, 9 April 2012 | 19:47 WIB
No caption
No credit
No caption


Menyeruaknya kembali masalah krisis politik di Bahrain, membuat banyak pihak mulai mendukung agar penyelenggaraan F1 di negara tersebut dibatalkan saja tahun ini. Damon Hill yang secara tegas sudah memprotes penyelenggaraan F1 Bahrain, langsung didukung penuh oleh Richard Burden sebagai presiden Labour MP. 

Burden menganggap bahwa jika F1 ingin reputasinya tetap positif di mata dunia, maka mereka harus membatalkan penyelenggaraan F1 Bahrain untuk musim 2012. Sebab jika penyelenggara tetap membiarkan F1 terlaksana di Bahrain, maka semua orang akan menganggap bahwa F1 mendukung pemerintah yang diktator seperti di Bahrain.

“Sejak kerusuhan Februari tahun 2011 lalu hingga sekarang, jumlah korban tewas sudah mencapai 45 orang. Bahkan pekan lalu keributan masih terjadi di jalanan kota Manama, dimana petugas keamanan melemparkan granat dan gas air mata ke para pengunjuk rasa. Kondisi ini justru akan membangun sisi buruk bagi F1, jadi menurut saya harusnya F1 Bahrain 2012 dibatalkan saja,” papar Burden.

“Kalau dari sisi penyelenggaraan balap sendiri, saya tidak meragukan keamanan yang bakal dikerahkan oleh pemerintah untuk membuat jalannya balap jadi aman. Tapi untuk jangka panjang dan kepercayaan masyarakat pada F1, akan mulai merusak reputasi ajang balap jet darat itu. Saya rasa masih ada waktu untuk memikirkan kembali penyelenggaraan balap di sana, sebelum terlanjut menggelarnya nanti,” saran Burden.

Memang tidak akan mudah membatalkan semua kesepakatan yang ada. Sebab bukan hanya penyelenggaraannya saja yang sulit, namun juga karena kesepakatan dengan pihak sponsorship, tim dan pembalap. Jadi harus ada kesepakatan bersama dan lebih tegas menyikapi hal-hal sepert ini.  (otosport.co.id)


Editor : Bagja

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa