Test Drive Mazda CX-3 Touring, 2.000 Cc Seirit SUV 1.500 Cc

Parwata - Sabtu, 29 Desember 2018 | 10:00 WIB
Test Drive Mazda CX-3 Touring
F Yosi-Rendy/OTOMOTIF
Test Drive Mazda CX-3 Touring

Otomotifnet.com - Pada Maret 2017 silam, tim OTOMOTIF memang sudah sempat sedikit mencicipi sensasi di balik kemudi Mazda CX-3 Touring.

Yaitu saat media test drive yang diadakan PT. Eurokars Motor Indonesia, dengan rute Jakarta-Bandung.

Waktu itu kami terkesima dengan teknologi berkendara Safety Active yang dituangkan Mazda pada CX-3.

Rupanya itu hanya segelintir dari teknologi yang ada pada CX-3.

Dalam pengetesan kali ini pun terungkap deretan fitur canggih pada small SUV ini.

Penasaran ada apa saja di dalam mobil yang dibandrol Rp. 391,8 juta on the road tersebut?

Simak deh ulasang lengkapnya berikut ini! Tim OTOMOTIF

Test Drive Mazda CX-3 Touring
F. Yosi-Rendy/OTOMOTIF
Test Drive Mazda CX-3 Touring

PERFORMA

Sebelum membahas performa CX-3, ada hal unik saat duduk di bangku pengemudi.

Melihat ke lingkar setir, tampak ada garis kuning di bagian tengah.

Yup, ini adalah centering stripe yang biasa ditemui pada setir mobil balap.

Dari sentuhan kecil tersebut, tampak Mazda ingin mengajak pengendaranya punya sensasi mengendarai mobil balap atau sport.

Suasana tersebut pun diperkuat dengan desain meter cluster yang mengutamakan visual putaran mesin (rpm) ketimbang indikator kecepatan.

Mesin SKYACTIV 2.0T menghasilkan tenaga merata diputaran bawah dan atas. Dan juga hemat dalam konsumsi bahan bakar
F. YOSI-RANDY/OTOMOTIF
Mesin SKYACTIV 2.0T menghasilkan tenaga merata diputaran bawah dan atas. Dan juga hemat dalam konsumsi bahan bakar

Terbawa dengan aura sporty di kabin, kami pun mengajak mobil ini berkendara agresif.

Melewati jalur menanjak dan turunan di daerah Puncak Dua, Bogor.

Memang jalur ini tak jadi masalah buat mesin SKYACTIV-G 2.0T 4 cylinder DOHC 16 valve, kapasitas 2.000 cc.

Mesin ini menghasilkan tenaga 149 dk pada 6.000 rpm dan puncak torsi 250 Nm pada 2.800 rpm.

Baca Juga : Dulu Susah Dibeli, Kini Dikorting Tinggi Sekali, Mazda Biante Diskon Hingga Rp 75 Juta

Dengan puncak torsi di putaran mesin rendah, membuat karakter mesin tidak loyo dari putaran bawah.

Tanjakan tinggi atau butuh overtaking pun bisa dilibas dengan mudah.

Dari hasil data akselerasi, CX-3 ini berhasil tembus waktu 9,7 detik untuk 0-100 km/jam.

Dengan bobot lebih berat 424 kg dan mesin lebih besar 200 cc dari Honda HR-V, CX-3 unggul 1,4 detik.

Semakin asik lagi waktu kita berkendara pakai mode Sport.

Tinggal aktifkan switch yang ada di sebelah kanan tuas gigi, respon mesin dan transmisi pun berubah.

Baca Juga : Pemiliknya Sengaja, Mazda CX-5 GT Dibikin Seamblas Mungkin

Putaran mesin langsung dijaga pada putaran antara 2.800-3.000 rpm, di mana ini dekat dengan puncak torsi mesin.

Sedangkan perpindahan gigi pun jadi lebih lambat, menggunakan gigi serendah mungkin.

Bahkan kalau mau lebih agresif lagi anda bisa memainkan gigi lewat paddle shift di balik setir.

Oh iya, saat pakai mode Sport, transmisi sangat responsif untuk shift down saat injak pedal rem.

Jadi, mode Sport selalu standby jaga engine brake saat melaju kencang.

Editor : Iday
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X