Ini Gejala, Akibat, Serta Pencegahan Kerusakan Fitur ABS di Motor

Fariz Ibrahim - Kamis, 4 Juni 2020 | 23:30 WIB
Mengenal dan mencegah kerusakan fitur ABS pada sepeda motor
Dok.OTOMOTIF
Mengenal dan mencegah kerusakan fitur ABS pada sepeda motor

Otomotifnet.com - Anti-lock Braking System (ABS) jadi salah satu fitur keamanan kelas premium pada motor.

Bisa dikatakan hanya motor-motor yang harganya di atas Rp 20 jutaan yang dibekali fitur ini.

Maklum, sistem ABS butuh komponen yang tak sedikit dan tidak murah, yang fungsinya mencegah roda terkunci saat melakukan pengereman mendadak atau di jalan licin.

Pada sistem ABS ada beberapa komponen, mulai rotor yang di roda, sensor yang membaca putaran rotor, lalu ada modulator/hydraulic yang di dalamnya juga terdapat ECU ABS.

Hydraulic ABS punya harga yang cukup mahal
Dok.OTOMOTIF
Hydraulic ABS punya harga yang cukup mahal

Tentu juga ada kabel yang menghubungkan sensor dan ECU. Sisanya tentu komponen rem seperti motor non-ABS, yaitu master rem, kaliper dan selang. 

Baca Juga: Yamaha RX King Injeksi, Tanam ECU Dan Injektor, Habis Rp 5 Jutaan

Cara kerjanya, ECU dari ABS akan selalu membaca putaran roda pakai sensor, jika terbaca roda berhenti atau terkunci, maka modulator ABS akan mengurangi tekanan minyak rem secara simultan ke kaliper.

Sehingga roda akan kembali berputar untuk mencegah terkunci yang bisa mengakibatkan bn hilang traksi. 

Mengenali sebuah sistem ABS bekerja normal, sangat mudah.

Jika kontak diputar ke on maka lambang ABS menyala, lalu jika sudah jalan 10 km/jam lambang itu mati, maka berarti ABS normal.

Tapi jika lambang ABS tetap menyala, artinya abnormal.

 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Toncil
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa