Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mobil Matik Saat Melucur di Turunan Pindah Gigi Rendah, Syaratnya Ini!

Andhika Arthawijaya - Jumat, 5 Juni 2020 | 21:00 WIB
Ilustrasi mobil lagi meluncur di turunan.
F. Yosi/Otomotifnet
Ilustrasi mobil lagi meluncur di turunan.

Otomotifnet.com – Mobil bertransmisi otomatis alias matik, memang efek engine brake-nya saat pedal gas dilepas, hampir tak terasa.

Terutama saat tuas transmisi berada di posisi D. Meskipun sebenarnya masih ada, tapi sangat kecil sekali efeknya.

Makanya bagi yang tak terbiasa bawa mobil matik, sangat disarankan untuk selalu waspada, terutama saat di turunan (jalan menurun).

Sebab, mobil akan meluncur cepat bila kita tidak sering-sering injak rem.

Baca Juga: Cara Hidupkan Mobil Injeksi Asal-Asalan, Komponen Ini Berisiko Rusak!

Tak heran bila dibanding mobil bertransmisi manual, umumnya kampas rem mobil matik akan lebih cepat habis.

Kalau di mobil manual, agar mobil tidak meluncur terlalu cepat dan tidak terlalu sering ‘main’ rem, bisa dengan cara memanfaatkan efek pengereman mesin.

Lantas yang jadi pertanyaan, boleh kah mobil matik saat meluncur di turunan, posisi transmisinya diturunkan dari D ke gigi yang lebih rendah?

Hal ini sempat ditanyakan salah satu pemilik Toyota All New Rush kepada Otomotifnet.com lewat surat elektornik.

“Saya mengendarai dengan persneling D pada kecepatan 60 km/jam. Waktu ada jalan menurun, untuk memindahkan ke posisi gigi 2 atau L guna mendapatkan ‘engine brake’, apakah mobil harus berhenti dulu atau jalan pelan-pelan,” tanya Anang, sang pemilik mobil.

Menanggapi pertanyaan Anang, Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), coba kasih penjelasan.

“Untuk (dapatkan efek, red) engine brake tidak perlu harus berhenti, bisa dipindah saat (mobil, red) jalan,” bilang Didi.

Namun yang harus diperhatikan, lanjutnya, pemindahan tersebut (ke gigi rendah) jangan sampai membuat mesin over running.

Posisi gigi pada transmisi otomatis Toyota All New Rush, dari D jika ingin turun gigi, ke 3 dulu, baru kemudian ke 2, lalu L
F. Yosi/Dok. OTOMOTIF
Posisi gigi pada transmisi otomatis Toyota All New Rush, dari D jika ingin turun gigi, ke 3 dulu, baru kemudian ke 2, lalu L

“Misal lagi kencang, ya turun satu gigi dulu (satu gigi di bawah D, yaitu gigi 3, red). Jangan langsung ke gigi 2 atau L, mesin bisa jebol,” wanti Didi.

Dengan kata lain, saat menurunkan posisi transmisi ke gigi yang lebih rendah, dilakukan secara bertahap mengikuti penurunan kecepatan.

Sebenarnya mirip lah seperti di mobil manual, misal dari gigi 5 diturunkan ke 4 terlebih dulu.

Begitu kecepatan semakin melambat, turun lagi ke gigi 3, makin lambat lagi turun lagi ke gigi 2, dan seterusnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa