Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Toyota NAV1 Penyakitan di Kaki-kaki, Rack Steer Rawan, Biaya Ganti Bikin Lemes

Irsyaad Wijaya,Naufal Shafly - Selasa, 1 Desember 2020 | 11:20 WIB
Toyota NAV1 Tipe V
Dok. OTOMOTIF
Toyota NAV1 Tipe V

Otomotifnet.com - Toyota NAV1 menjadi salah satu referensi mencari high MPV bekas.

Tapi sebelum membelinya patut diketahui penyakit yang kerap dirasakan pemilik dan ditangani bengkel spesialis.

Menurut David Lesmana, pemilik bengkel spesialis Toyota, Dunia Usaha Motor (DUM), ada salah satu masalah Toyota NAV1 yang kerap ditemuinya.

"Kalau di saya, yang paling sering saya temui adalah masalah kaki-kaki. Mungkin karena ini mobil suspensinya enak, jadi orang kalau pakai mobil ini suka kasar," kata David, (27/11/20).

Baca Juga: Toyota NAV1 Diboyong, Perawatan Transmisi Tergolong Simpel, Ini Kata Bengkel Spesialis

"Misalnya speed trap dihajar, polisi tidur dihajar, jadi efeknya ngerusak kaki-kaki," lanjut David.

Beberapa komponen kaki-kaki yang kerap bermasalah diantaranya rack steering, link stabilizer, tie rod dan lain sebagainya.

Tetapi, yang menjadi sorotannya adalah komponen rack steering.

Sebab, komponen ini paling sering mengalami kerusakan dan jika bagian ini rusak, biaya penggantiannya bisa bikin lemes.

"Paling sering kena itu rack steering dan dia harganya mahal banget, hampir Rp 10 juta harganya," sebut David.

"Kalau kayak link stabilizer, tie rod dan lain-lain, itu cukup banyak juga yang kena, tapi itu komponen yang enggak terlalu mahal," tukasnya.

David mengatakan, rack steering sebenarnya bisa diservis, tetapi Ia tidak merekomendasikan hal tersebut.

"Iya (bisa diservis), tapi umurnya belum jelas bisa tahan berapa lama. Kalau ternyata sudah diservis lalu umurnya hanya 6 bulan kan malah rugi," ucapnya.

Baca Juga: Konsultasi OTOMOTIF : Pilih Mitsubishi Delica Atau Toyota Nav1?

Toyota Nav1
Dok. OTOMOTIF
Toyota Nav1

Oleh sebab itu, David mengatakan calon pembeli Toyota NAV1 jangan terlena dengan kenyamanan mobil ini.

"Ya meskipun mobil ini nyaman, gak berasa kalau menghantam speed trap dan lain sebagainya, tapi ya harus tetap pelan-pelan bawanya," imbaunya.

"Karena kalau kita asal 'hajar' aja, emang gak berasa sih, tapi kan efeknya kaki-kaki jadi korbannya," tutupnya.

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa