Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bukan Bekas, Ban Motor Michelin Sekarang Tak Pakai Bungkus Plastik

Panji Nugraha - Minggu, 7 Maret 2021 | 20:40 WIB
Ban motor Michelin sekarang tak lagi pakai pembungkus plastik
Michelin
Ban motor Michelin sekarang tak lagi pakai pembungkus plastik

Otomotifnet.com - Bukan bekas, sekarang ban motor Michelin tak lagi membungkus ban barunya menggunakan bungkus plastik.

Ini dilakukan karena Michelin Indonesia punya inisiatif untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai.

Langkah ini juga sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam mengurangi sampah plastik sesuai Peraturan Presiden nomor 97 tahun 2017 tentang pengurangan sampah plastik hingga 30 persen pada tahun 2025.

“Michelin berpegang teguh pada komitmen menciptakan proses bisnis yang berkelanjutan, dengan menggunakan pendekatan ekonomi sirkular yaitu mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), mendaur ulang (recycle), dan memperbarui (renew),"

Baca Juga: Kapan Waktu Ideal Cek Tekanan Angin Ban? Ini Kata Michelin Indonesia

"Menghilangkan bungkus plastik pada ban akan secara signifikan mengurangi sampah plastik sekali pakai yang dihasilkan oleh produk Michelin,” kata Presiden Direktur Michelin Indonesia Steven Vette.

Ini bukan kali pertama Michelin melakukannya, di beberapa negara lain pun ban motor dan mobil yang mereka jual sudah tak lagi menggunakan plastik.

Bahkan ban mobil Michelin yang dijual di Indonesia sudah tak menggunakan plastik, giliran ban roda dua tanpa plastik dimulai Maret 2021.

Kebijakan ini akan diikuti oleh perusahaan Michelin lainnya di Indonesia, yaitu Multistrada Arah Sarana dan secara bertahap hingga akhir 2021, mereka berharap bisa mengurangi lebih dari 80 persen sampah plastik sekali pakai yang dihasilkan oleh ban motor Michelin dan merek lain milik perusahaan Michelin.

“Setiap tahun Michelin dan Multistrada Arah Sarana menghabiskan rata-rata 300,000 kilogram plastik untuk membungkus ban,"

"Bungkus ini pada akhirnya dibuang dan menjadi sampah. Pada 2022 kami menargetkan 0 net sampah bungkus plastik ban,"

"Kami percaya ini adalah langkah yang tepat sebagai bentuk tanggung jawab Michelin untuk mencapai proses bisnis yang berkelanjutan,” kata Steven.

Head of Marketing Consumer Products Michelin Indonesia Roslina Komalasari memastikan meskipun tanpa bungkus plastik, kualitas dan performa ban Michelin tidak akan berkurang atau terganggu.

Baca Juga: Ban Motor MotoGP Diselimuti Agar Hangat Tak Berdampak Signifikan, Ini Penjelasan Bos Michelin

“Ban Michelin diproduksi dengan menggunakan bahan baku kualitas terbaik dan mengikuti standar keselamatan tertinggi,” kata Roslina.

Kebijakan meniadakan bungkus plastik ini didukung sepenuhnya oleh mitra distribusi utama Michelin yaitu Planet Ban.

Untuk memudahkan penjual dan pengguna untuk menemukan ban yang mereka butuhkan, Michelin memasang stiker berdasarkan pola, kategori dan ukuran. Semua informasi tentang ban dapat ditemukan pada stiker.

“Keuntungan dari tidak adanya pembungkus adalah pengguna yang ingin membeli ban dapat langsung melihat pola kembangan ban,” imbuh Roslina.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa