Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tol Cisumdawu Jadi Ladang Mafia Tanah, Korban Keturunan R.A.A.H Wiranatakusumah V

Irsyaad Wijaya - Rabu, 9 Juni 2021 | 11:15 WIB
Tol Cisumdawu ditargetkan beroperasi akhir 2021.
PUPR
Tol Cisumdawu ditargetkan beroperasi akhir 2021.

Otomotifnet.com - Pembangunan tol Cisumdawu diwarnai aksi pelaporan oleh Keluarga almarhum R.A.A.H Wiranatakusumah V, mantan Mendagri pertama Republik Indonesia atas kasus dugaan mafia tanah ke Polda Jabar.

Laporan itu tertuang dalam surat nomor LP B/198/II/2021/JABAR.

Roedy Wiranatakusumah selaku juru bicara dan kuasa hukum Yayasan R.A.A.H Wiranatakusumah V mengatakan, keluarga besarnya memiliki tanah seluas 800 hektare di Kabupaten Sumedang.

Namun, 64 hektare di antaranya, terdampak pembebasan lahan untuk pembangunan Tol Cisumdawu.

Namun, bukan keluarga resmi mereka yang mendapat ganti rugi tersebut melainkan pihak lain yang mengaku-ngaku sebagai ahli waris R.A.A.H Wiranatakusumah V sehingga mendapat ganti rugi dari pemerintah.

"Ada pihak yang kami laporkan ke Polda Jabar karena memalsukan silsilah keluarga besar R.A.A.H Wiranatakusumah V. Dengan perbuatan itu, jadi entry poin untuk mengajukan penggantian ke pemerintah," ucap Roedy Wiranatakusumah di Jl Kalimantan, (8/6/21).

Baca Juga: Pembangunan Tol Cisumdawu Dikebut, Kejar Target Beroperasi Akhir 2021

Menurutnya, 64 hektare tanah yang dicaplok oleh mafia tanah itu berada di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang.

"Semuanya ada di enam desa di Kecamatan Jatinangor. Salah satunya Desa Cibeusi, Desa Sayang, Desa Cilayung," ucap dia.

Laporan soal dugaan mafia tanah ke Polda Jabar itu dilayangkan pada 18 Februari 2021. Keluarga berharap kasus ini bisa diungkap.

Salah satu keturunan R.A.A.H Wiranatakusumah lainnya Robby Maulana Wiranatakusumah menyatakan oknum mafia tanah ini bahkan berani membuat silsilah sendiri.

"Jadi buyut saya ini anak tunggal tapi tiba-tiba mereka mengaku keturunan dari saudara kandung buyut saya," terangnya.

"Sudah pasti mereka gagal dan silsilahnya pun semuanya asal-asalan padahal buyut kami dengan Prabu Siliwangi itu satu garis lurus silsilah," kata pendiri Sunda Wani tersebut.

Ahmad Kusuma Yuda, cucu dari R.A.A.H Wiranatakusumah V menyebut, keturunan dari sosok yang sempat menjabat Bupati Cianjur dan Bupati Bandung itu punya 2000 keturunan dari 22 anak.

Dari 22 anak itu, tersisa tiga orang. Ahmad Kusuma Yuda anak dari anak ke 17 R.A.A.H Muharram Wiranatakusumah yang sempat menjabat Bupati Cianjur pada 1912.

"Soal perkara ini, kami melaporkan pihak tertentu yang belum bisa kami sebut karena mencaplok tanah 64 hektare di enam desa di Jatinangor, berbekal dari pemalsuan silsilah keturunan," ucap dia.

Dari berbagai literatur, R.A.A.H Muharram Wiranatakusumah sempat menjadi Wali atau Presiden Negara Pasundan saat Indonesia berbentuk Republik Indonesia Serikat.

Pada periode 1920-1931, ia menjabat Bupati Bandung. Lalu pada 1945 ia diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan kemudian diangkat jadi Ketua Dewan Pertimbangan Agung hingga 1948.

Sumber: https://jabar.tribunnews.com/2021/06/08/keturunan-raah-wiranatakusumah-v-laporkan-dugaan-mafia-tanah-tol-cisumdawu-ke-polda-jabar?page=all

 

Editor : Iday

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa