Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Sudah Dapat Restu, Pemprov Kepri Rencana Bangun Jembatan Antar Pulau dan Tol Batam-Bintan

Irsyaad W - Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:00 WIB
Peta usulan Trase jalan tol Batam-Bintan melewati laut
TribunBatam.id/Istimewa
Peta usulan Trase jalan tol Batam-Bintan melewati laut

Otomotifnet.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) rencana bangun jembatan antar pulau dan tol Batam-Bintan.

Soal jembatan, akan menghubungkan kota Batam dan pulau Bintan dan sudah mendapat restu dari Pemerintah Pusat.

Belum selesai, ada juga rencana baru untuk membuat jalan tol Batam-Bintan juga.

"Ini merupakan satu fokus rencana strategis saya untuk menghubungkan Kota Batam dan Pulau Bintan," ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dikutip dari Tribunbatam.id.

Mantan anggota DPR RI ini menjelaskan, usulan jalan tol Batam-Bintan muncul setelah dirinya mengetahui adanya rencana baru dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga: Baru Terlaksana Tahun 2003, Jembatan Suramadu Sudah Digagas Sejak Era Presiden Soekarno

Yakni wacana pembangunan jalan tol dari Pelabuhan Batu Ampar, Batam ke Muka Kuning, Batam.

Kemudian Ansar mengusulkan untuk menambah trase jalan tol untuk nantinya bisa mencapai Pulau Bintan.

"Terkait Jembatan Batam Bintan terus kami kejar. Demi mewujudkan rencana ini, saya bukan hanya berkomunikasi dengan pejabat di Kementerian. Saya bahkan turun untuk berkomunikasi dengan para pejabat yang tercakup dalam wilayah Pemprov Kepri," jelasnya.

Jika usulan tersebut bisa direalisasikan, nantinya jalan tol Batam-Bintan bisa terhubung ke sejumlah wilayah, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang dan Kawasan Wisata Terpadu Lagoi.

"Saya kira semua urusan pembebasan lahan sudah dilakukan dengan baik. Sejauh ini tidak ada protes dari warga," kata Ansar.

Menurutnya, rencana strategis itu bisa memberikan dampak besar pada pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri, khususnya Kota Batam dan Pulau Bintan.

Mengingat Provinsi Kepri merupakan salah satu pintu masuk wisatawan asing terbesar di Indonesia.

Meski demikian, persentase lama tinggal wisatawan asing di Provinsi Kepri masih tergolong rendah, karena rata-rata hanya 3 hari.

Dengan adanya Jembatan Batam Bintan dan jalan tol Batam-Bintan, maka lama waktu tinggal wisatawan di Provinsi Kepri bisa semakin lama.

Pasalnya, mereka bisa masuk dari Batam dan langsung berwisata dengan mudah ke Bintan melewati jalan tol Batam-Bintan dan Jembatan Batam Bintan, begitu pula sebaliknya.

Baca Juga: Jalan Tol Segera Diinstal Teknologi WIM, Terkoneksi ETLE Polri

"Selain itu, kami pun berusaha supaya wilayah Kabupaten Karimun juga dilirik wisatawan dan investor," lanjut Ansar.

Ansar menambahkan, selama ini wisatawan dan investor belum mengetahui potensi yang ada di Kabupaten Karimun.

Oleh karena itu, ia mengupayakan untuk adanya penambahan landasan pacu Bandara Raja Haji Abdullah yang berada di Tanjung Balau Karimun, Kabupaten Karimun untuk mempermudah akses masuk wisatawan dan investor.

"Sekarang upaya penambahan landasan bandara di Kabupaten Karimun sudah berjalan," imbuhnya.

Sumber: https://batam.tribunnews.com/2021/07/30/rencana-besar-gubernur-kepri-hubungkan-batam-bintan-lewat-jalan-tol-selain-jembatan?page=all

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa