Honda Zoomer-X Jadi Motor Kantor, Rela Convert Bodi, Aksesoris Branded

Fariz Ibrahim - Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:00 WIB
Modifikasi Honda Zoomer-X milik Albert yang digunakan sebagai kendaraan ke kantor
Fariz/otomotifnet.com
Modifikasi Honda Zoomer-X milik Albert yang digunakan sebagai kendaraan ke kantor

Otomotifnet.com - Dalam prinsip yang dipegang Albert Kurniawan, motor buat ngantor harus nyaman, punya bagasi, irit bahan bakar dan wajib kece.

Dari kriteria itu, pilihan jatuh pada Honda Zoomer-X.

Emang ngincer motor ini dari dulu, tapi waktu itu masih mahal banget. Sampai akhirnya ada yang nawarin Rp 25 juta, gak pake mikir langsung berangkat deh, hahaaa…” ceritanya ke OTOMOTIF sambil tertawa.

Setelah ditebus, langsung mampir website AP Honda Thailand, karena mau memboyong aksesori H2C.

Antara lain pijakan kaki dan bagasi yang bikin bodinya tidak lagi bolong.

“Butuh ruang buat bawa jas ujan. Karena pernah dibilang masa motor keren bawa kantong kresek. Akhirnya pesen deh boks bagasi H2C,” tunjuknya.

Bodi Zoomer-X milik Albert gak bolong, biar ada bagasi untuk mebawa barang bawaan
Fariz/otomotifnet.com
Bodi Zoomer-X milik Albert gak bolong, biar ada bagasi untuk mebawa barang bawaan

Baca Juga: BeAT Balap Racikan Juara, Mesin 150 Cc Boring Diesel, Plus Ada Oil Cooler

Spidometer diubah ke digital yang lebih modern, proses rumit karena perlu ganti kabel bodi dan ECU
Fariz/otomotifnet.com
Spidometer diubah ke digital yang lebih modern, proses rumit karena perlu ganti kabel bodi dan ECU

Selanjutnya dipasang beberapa part dari Rizoma untuk memberi kesan mewah, seperti handgrip, bar end, spion, dan tabung minyak rem.

Modifikasi selanjutnya nih yang gak tanggung-tanggung, karena mengconvert bodi serta peleknya pakai Zoomer-X lansiran 2018.

Bahkan spidometer analognya berhasil diubah menjadi digital dan menempel pada batok lampu Honda Grom.

Lampu utama Honda Grom menempel di Honda Zoomer-X, garang dan sudah full LED
Fariz/otomotifnet.com
Lampu utama Honda Grom menempel di Honda Zoomer-X, garang dan sudah full LED

“Karena bingung mau ngapain, jadi nyari garapan lah buat begadang. Ganti baju full set ke 2018, spidometer digital harus ganti ECU dan kabel bodi trus kalibrasi lagi. Lumayan projek setahun, saya serahin ke Pak Wiet,” rinci Albert.

Bodi barunya kemudian dibalut decal dari Graphic Factory bermotif Nastro Azzuro Honda.

Kombinasi warna hijau stabilo, biru, dan silver yang bikin Albert kepincut.

Sokbreker Ohlins tambah kenyamanan serta beri kesan premium
Fariz/otomotifnet.com
Sokbreker Ohlins tambah kenyamanan serta beri kesan premium

Baca Juga: Sepele, Gigi Rasio Honda BeAT Fi Jebol Karena Baut Box Filter Udara Kendur

Kaki depan padat berkat cakram 220 mm yang dijepit kaliper Brembo 2 piston, passs…
Fariz/otomotifnet.com
Kaki depan padat berkat cakram 220 mm yang dijepit kaliper Brembo 2 piston, passs…


Editor : Panji Nugraha
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa