Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Purging Mobil Diesel Gak Perlu-Perlu Amat Bila Pemilik Lakukan Ini

Andhika Arthawijaya - Rabu, 12 Juli 2023 | 23:45 WIB
Purging mesin Toyota Kijang Innova diesel, baiknya jangan terlalu sering karena cari cairan bersifat korosif
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Purging mesin Toyota Kijang Innova diesel, baiknya jangan terlalu sering karena cari cairan bersifat korosif

“Sama halnya dengan Bio Solar, yang berpotensi merusak mesin mobil kita, dalam artian injector bisa mampet dan sebagainya.”

“Efeknya juga filter solar lebih cepat diganti, meski ada efisiensi penggunaan biaya karena Bio Solar ini harganya murah,” terangnya.

Nah, jika awalnya kata Sumarno kita sudah tahu kalau Bio Solar ini berpotensi merusak mesin, maka cara yang semestinya adalah menambahkan aditif ke dalam tangki bahan bakar.

Baca Juga: Purging Mobil Diesel Jangan di Diemin, Wajib Lakukan Hal Ini Biar Makin Efektif

“Bedanya antara kita purging dengan menambahkan chemical (aditif bahan bakar) ke dalam tangki, kalau kita tambahkan ke tangki responnya atau efeknya itu memang tidak instan,” ucap Sumarno.

Dalam artian efek dalam membersihkan saluran bahan bakar.

Berbeda dengan purging yang bisa instan, karena sifatnya direct atau langsung disuntik ke saluran bahan bakar menuju injector pump.

“Selain itu chemical untuk purging merupakan concentrate cleaner. Tetapi ini partial cleaning, hanya injector saja yang kita cleaning, ya mungkin juga pompa injector dan saluran ke common-rail,” jelasnya lagi.

Ilsutrasi menuang Aditif BBM ke tangki mobil diesel
GridOto
Ilsutrasi menuang Aditif BBM ke tangki mobil diesel

Sementara bila menggunakan aditif ke dalam tangki, memang efeknya kata Sumarno tidak instan dalam membersihkan saluran bahan bakar.

“Tapi justru itu sangat bagus untuk maintenance, karena sebenarnya akar masalahnya adalah pada bahan bakar yang digunakan, yaitu solar yang bisa busuk tadi,” tukasnya.

Nah, untuk mencegah kandungan negatif pada solar yang tidak sesuai dengan mesin diesel modern ini merusak injektor, kata Sumarno paling efektif dengan menambahkan aditif ke dalam tangki.

Agar kualitas solar tersebut jadi lebih bagus, punya ketahanan lebih lama (tidak cepat busuk), kandungan oksigennya lebih bagus untuk membantu proses pembakaran.

“Cukup tambahkan aditif sebulan sekali saja. Misal saat ini kita isi solarnya full tank, masukkan aditif. Trus bulan depannya pakai lagi,” sarannya.

Tuh, jadi lebih baik mencegah daripada mengobati ya gaes!

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa