Otomotifnet.com - Pernahkah kalian memperhatikan sebuah titik atau bulatan merah pada dinding ban mobil yang baru dibeli?
Meskipun terlihat sepele, tanda ini memiliki peran krusial dalam memastikan kenyamanan berkendara kalian.
Dalam dunia teknis, simbol ini dikenal dengan istilah yang cukup kompleks, yaitu Radial Force Variation First Harmonic Maximum.
Apa Sebenarnya Arti Titik Merah Tersebut?
Meski ban terlihat bulat sempurna secara kasat mata, faktanya setiap ban yang diproduksi memiliki sisi yang tidak seragam.
Melalui tahap uniformity test di pabrik, produsen menandai area paling tinggi atau bagian yang paling melengkung keluar pada dinding ban dengan titik merah tersebut.
Area ini sering disebut sebagai Peak Point.
Baca Juga: Sudah Tahu Belum, Ini Arti Dibalik Warna Radiator Bagi Kesehatan Mesin
Baca Juga: Sudah Tahu Belum, Ini Arti Kode DOT 3, 4, dan 5 pada Minyak Rem Motor
Baca Juga: Jangan Salah, Arti Huruf E Pada Indikator Bahan Bakar Ternyata Bukan Kosong
Baca Juga: Ini Arti Marka Garis Utuh Sampai Ganda Putus-putus
Mengapa Harus Dipasangkan dengan Presisi?
Tanda merah ini memiliki "pasangan" khusus, terutama pada penggunaan pelek besi.
Berikut adalah alasan teknis di baliknya:
Titik Terendah pada Pelek
Pelek besi dibuat dari lembaran logam yang ditekuk dan dilas.
Proses pengelasan ini menciptakan sebuah area ceruk atau titik paling rendah yang disebut lowest point (biasanya ditandai dengan titik warna atau emboss).
Prinsip pemasangannya adalah mempertemukan area paling tinggi (titik merah) pada ban dengan area paling rendah pada pelek.
Manfaat Bagi Pengemudi
Ketika titik tertinggi ban dan titik terendah pelek dipasang secara selaras, ketidaksempurnaan bentuk keduanya akan saling meniadakan.
Hasilnya, roda akan berputar dengan lebih stabil dan vibrasi (getaran) saat mobil melaju dapat diminimalisir secara maksimal.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR