Model Baru Avanza Tak Kunjung Nongol, Toyota Bilang 'Jenderal' Muncul Belakangan

Joni Lono Mulia - Selasa, 7 Agustus 2018 | 18:00 WIB

Toyota Avanza Veloz (Joni Lono Mulia - )

Melihat kondisi itu, Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, menanggapi dengan santai.

Sampai-sampai menganalogikan Avanza dengan 'Jenderal' di medan perang.

"Kalau di medan perang, Jenderal itu kan munculnya belakangan, makanya kami keluarkan Jenderal di belakang," ujar Franciscus Soerjopranoto sambil tertawa.

Menurut Franciscus Soerjopranoto menjelaskan pihaknya tidak terpancing untuk mengeluarkan produk dengan tujuan merusak pasar dari produk lain.

"Tidak, tidak seperti itu, kalau dari Toyota, kami tidak pernah melihat adanya kompetisi, kami tidak pernah punya keinginan untuk membunuh produk lain, istilahnya seperti itu."

Ditambahkan Franciscus Soerjopranoto mengatakan pihaknya sudah cukup puas dengan penjualan Avanza yang stabil di angka 6 ribu hingga 7 ribu unit per bulan.

(BACA JUGA: Terkuak, Alasan Valentino Rossi Uji Coba Fairing Baru Motor M1 Di Brno)

"Kita melihat bahwa kendaraan seperti Avanza ini adalah the real MPV, artinya memang mobil ini kendaraan multiguna yang dibutuhkan customer, dari sisi apa? Yaitu penggerak roda belakang  dan daya angkut yang lebih besar," beber Franciscus Soerjopranoto.

Dirinya pun enggak  menampik kemungkinan diluncurkannya pembaruan Avanza.

"Dengan adanya model baru, market semakin luas dan pilihan untuk konsumen semakin banyak," pungkas Soerjo

Soerjo pun mengatakan, pihaknya akan meluncurkan produk baru sebelum ajang pameran otomotif di bulan April tahun depan.

 

Apakah hal itu merujuk ke sang 'Jenderal' alias Avanza?