Calya Vs Truk Pertamina Hanguskan 3 Orang, Polisi Ungkap Pakai Teknologi Modern

Irsyaad Wijaya - Selasa, 23 Juli 2019 | 13:30 WIB

Kondisi Toyota Calya yang terlibat kecelakaan dengan truk tangki Pertamina (Irsyaad Wijaya - )

Olah TKP menggunakan TAA yang melibatkan teknologi modern termasuk teknologi baru yang belum sepenuhnya dimiliki tingkat Polres maupun di wilayah Polda Metro Jaya.

"Polres (Jakarta) Utara punya (TAA)," katanya

Kasus kecelakaan lalu lintas yang olah TKP-nya menggunakan TTA di antaranya kecelakaan 23 santri Pesantren Miftahul Huda yang menewaskan tiga orang pada 25 November 2018.

Wartakota/Rangga Baskoro
Kondisi kepala truk tangki pertamina ketika jatuh karena terbakar hebat

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Agus Sumarno mengatakan olah TKP kecelakaan berujung kebakaran yang membuat 12 unit mobil pompa dan 48 personel dikerahkan.

"Nanti ada olah TKP lagi kalau enggak Rabu, Kamis nanti, kami baru manual nanti pakai alat, olah TKPnya," kata Agus.

Dalam musibah itu, pengemudi truk Pertamina berpelat B 9851 SEH Asep Abdurohman (35), kernet Ahmad Wagiyonto (23), dan pengemudi Toyota Calya berpelat B 2230 TOW Peter Christian Djaja (26) tewas terbakar.

 

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Guna Ketahui Penyebab Kecelakaan Maut, Polisi Berencana Gunakan Traffic Analysis Accident