Toyota Calya Berhenti, Tonjok Pengemudi Ambulans, Status Jadi Tersangka

Irsyaad Wijaya - Jumat, 28 Februari 2020 | 15:35 WIB

Viral aksi pemukulan pengemudi Toyota Calya ke pengemudi ambulans yang tengah bawa jenazah (Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - Pengemudi Toyota Calya yang menonjok pengemudi ambulans ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka berinisial SR sudah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.

Keterangan ini disampaikan oleh Kepala Unit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Ricky Pranata.

"Untuk terlapor sudah kita tingkatkan statusnya menjadi tersangka," kata Ricky saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, (27/2/20).

(Baca Juga: Toyota Calya Disita Polisi, Pengemudi Arogan Tonjok Pengemudi Ambulans)

Ricky mengungkapkan, tersangka bersikap kooperatif saat menjalani pemeriksaan.

"Dia kooperatif menjelaskan permasalahan yang terjadi. Awalnya memang karena senggolan mobil, sehingga pelaku emosi dan menghampiri ambulans," jelasnya.

Ricky juga memastikan, pengemudi Calya tidak dalam pengaruh alkohol atau pun narkoba.

"Tidak, pelaku tidak terpengaruh alkohol. Sudah kita lakukan tes urine," kata Ricky.

Seorang saksi mata bernama Riky Kurniawan (21) mengungkapkan detik-detik peristiwa pemukulan itu terjadi pada 25 Februari 2020.

Peristiwa itu terjadi di depan tempatnya bekerja di Jl Kesehatan Raya, Bintaro, (25/2/2020).

"Sekitar jam 13.00 kejadiannya," kata Riky saat ditemui di lokasi,(26/2/20).

Ia menjelaskan, saat itu pengemudi Toyota Calya berhenti di depan ambulans.

(Baca Juga: Yamaha NMAX Diincar Bapak-bapak, Turun Dari Honda CR-V, Lompat Langsung Kasih Tinju)

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Toyota Calya pelaku pemukulan terhadap pengemudi ambulans di Bintaro

Kedua mobil tersebut sama-sama melaju dari arah Tanah Kusir, Kebayoran Lama.

"Yang mobil pribadi langsung malang ambulansnya. Terus dia turun, teriak-teriak, 'woy, lu lihat nggak mobil gue lecet'," ujar Riky menirukan pengemudi Calya.

Menurut Riky, pengemudi Calya merasa tak terima karena diserempet ambulans.

Namun, hal itu dibantah Koordinator Lapangan Sinar Ambulance Service (SAS), July.

Ia menyebut pelaku pemukulan lah yang menyenggol ambulans terlebih dahulu.

"Jadi dia yang menyentuh unit, lalu dia turun, minta berhenti. Dia yang ngambil jalannya unit," ujar July.

"Pak Ari (korban) sudah bilang sedang bawa pasien. Tapi oknum yang bersangkutan bilang, 'saya tidak peduli ada kegiatan atau tidak'," tambah dia.

Selain itu, July mengatakan pengemudi Calya bermain ponsel saat mengendarai mobilnya.

(Baca Juga: Yamaha Scorpio dan Honda Vario Bersenggolan, Pemotor Jadi Petinju, Mulut Robek, Helm Remuk)

"Oknum itu main handphone waktu berkendara. Jalannya juga zig-zag," tuturnya.

Saat insiden, jelas July, ambulans yang dikemudikan Ari sedang membawa jenazah menuju rumah duka.

"Kebetulan kedukaan (jenazah). Unit bawa dari Rumah Sakit Asri di Duren Tiga menuju rumah duka di Bintaro," ucap dia.

Ia menjelaskan, keluarga dari jenazah itu juga ada di dalam mobil ambulans tersebut.

"Keluarga juga jadi saksi. Bahkan keluarga yang menilai bawha arogansi oknum ini sangat luar biasa," ujar July.

Usai memukul pengemudi ambulans, pengemudi Calya tersebut hendak diamuk massa.

"Dia diteriakin sama beberapa motor, sudah gebukin saja, gebukin saja," kata saksi mata Riky.

Mendengar teriakan tersebut, pengemudi Calya itu pun bergegas kembali ke mobilnya.

"Langsung kabur dia. Kayaknya sih dikejar sama motor ke arah sana (Bintaro), kurang tahu juga saya," ujar Riky.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Polisi Tetapkan Pengemudi Pemukul Sopir Ambulans Sebagai Tersangka

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Polisi Pastikan Pria Pemukul Sopir Ambulans Tidak Terpengaruh Narkoba dan Alkohol