Menengok Sejarah Mitsubishi Model A, Mobil Berbodi Kayu Handmade

Harryt MR - Kamis, 28 Mei 2020 | 15:45 WIB

Bodi mobil Mitsubishi Model A, terbuat dari kayu yang dipernis, dan interiornya menggunakan kain wol Inggris yang mewah (Harryt MR - )

Otomotifnet.com - Menengok kiprah Mitsubishi Motors, memiliki sisi historis yang panjang.

Salah satunya sejarah Mitsubishi Model A, produk yang mungkin tidak banyak orang tahu mengenai awal mula dan pengembangannya.

Mitsubishi Model A adalah mobil produksi awal Mitsubishi yang dirancang di Kobe Shipyard, Mitsubishi Shipbuilding Company (sekarang Mitsubishi Heavy Industries/MHI).

Seperti diketahui, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) berpisah dari MHI pada tahun 1970. Menjadi cikal bakal mobil penumpang modern Mitsubishi Motors.

Dengan prototype yang dimulai pada musim panas tahun 1917 dan selesai diproduksi pada November 1918. Meskipun pada masa itu sudah terdapat beberapa alat dan mesin khusus otomotif.

Mitsubishi Model A pertama diproduksi secara manual dengan tangan alias handmade, menggunakan palu dan pahat.

Bodi mobil terbuat dari kayu yang dipernis, dan interiornya menggunakan kain wol Inggris yang mewah.

Baca Juga: Kredit Mitsubishi Xpander Dikasih Bunga 0%, Khusus Pahlawan Medis

Mitsubishi Motors
Pada tahun 1921 Mitsubishi Model A menjadi mobil penumpang seri produksi pertama Jepang, dan tercatat sebagai sebuah mobil yang memiliki makna penting dalam industri otomotif Jepang

Ryoichi Inaba, Director of Product Strategy Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menuturkan, Mitsubishi Model A tidak hanya penting bagi sejarah Mitsubishi Motors, namun juga industri otomotif Jepang.

“Mitsubishi Motors telah berkomitmen untuk memproduksi mobil dengan kualitas terbaik, memahami preferensi dan kebutuhan konsumen. Sejak awal, ketika kami memproduksi massal kendaraan pertama,”

“Saat ini lini Mitsubishi Motors hadir dengan pilar utama: SUV, PHEV dan teknologi terkoneksi yang mampu menjawab kebutuhan konsumen dan tatangan zaman” bilang Ryoichi.

Kala itu, tidak ada gambar desain serta masih minim pengetahuan tentang mesin bensin, bodi mobil, interior, dan pengalaman lain dalam proses produksi.