Toyota Siapkan Transportasi Antar Jemput Spesimen Pasien Covid-19

Harryt MR - Jumat, 5 Juni 2020 | 20:15 WIB

TAM menyediakan empat mobil Avanza yang terhubung dan di sanitasi untuk 4 Puskesmas, yang berlokasi di Jakut, yaitu di daerah Cilincing, Koja, Pademangan dan Penjaringan (Harryt MR - )

Otomotifnet.com - Toyota Astra Motor (TAM) siapkan layanan transportasi terkoneksi antar-jemput.

Langkah ini merupakan bentuk dukungan Toyota Indonesia dalam penanganan wabah Covid-19.

Yakni berupa solusi mobilitas dalam membawa spesimen pasien Covid-19 menuju laboratorium pengujian.

Dilatari pentingnya kelancaran operasional, terutama dalam mobilitas penanganan pandemi yang terus diupayakan tenaga medis.

“Kami menyampaikan rasa simpati kami yang terdalam kepada semua orang yang terkena dampak wabah Covid-19, serta memberikan apresiasi kepada tenaga medis dan pemerintah yang telah menjadi garda depan dalam mengatasi wabah ini,” papar Susumu Matsuda, Presiden Direktur TAM.

Bekerja sama dengan Toyota Mobility Foundation (TMF), sebuah yayasan independen non-profit yang bertujuan memberikan solusi mobilitas.

Baca Juga: Kijang Innova Ambulans Ideal untuk Indonesia, Ini Alasan Toyota

TAM menyediakan empat mobil Avanza yang terhubung dan disanitasi untuk 4 Puskesmas, yang berlokasi di Jakut, yaitu di daerah Cilincing, Koja, Pademangan dan Penjaringan.

Serta 2 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di daerah Tanjung Priok dan Bekasi. Layanan ini akan membantu antar jemput petugas medis dalam mengantar spesimen pasien menuju ke laboratorium pengujian.

Sebelumnya, solusi mobilitas dari Toyota juga sudah dilakukan, seperti menyiapkan Toyota Dyna menjadi kendaraan sanitasi, Ambulance Kijang Innova, dan menyiapkan total 68 unit kendaraan untuk mobilitas tenaga medis di beberapa daerah di Indonesia.

“Melengkapi apa yang telah kami lakukan sebelumnya, kami bersyukur atas kerja sama dengan Toyota Mobility Foundation (TMF),”

“Dan kami berharap kegiatan ini dapat mendukung pekerjaan tenaga medis secara efektif ketika mereka berjuang melawan Covid-19, terutama di Indonesia,” lanjut Susumu.