Panther Hitam Jadi Saksi, Ada Obrolan Keji Tiga Anggota TNI Sebelum Buang Jasad Sejoli Nagreg

Irsyaad W - Kamis, 10 Maret 2022 | 16:11 WIB

Isuzu Panther hitam yang dipakai tiga oknum anggota TNI AD membawa kabur dan membuang dua jasad remaja tabrakan di Nagreg, Jawa Barat (Irsyaad W - )

Oditur Militer Kolonel Sus Wirdel Boy membacakan kronologi pembuangan jasad korban.

Koptu Ahmad Sholeh dan Kopda Andreas Dwi Atmoko mulanya enggan buang lakukan perbuatan tersebut.

Mereka meminta Kolonel Priyanto, untuk membawa Salsabila dan Handi ke Puskesmas.

Namun Priyanto menolak permintaan tersebut.

"Itu anak orang pasti dicariin sama orang tuanya, mending kita balik," ucap Koptu Ahmad Sholeh dan Kopda Andreas Dwi Atmoko dalam naskah kronologi.

"Kamu diam saja ikuti perintah saya," tegas Priyanto ke dua anak buahnya.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Oditur Militer Tinggi II Jakarta, Kolonel Sus Wirdel Boy saat bacakan dakwaan terhadap Kolonel Priyanto aktor buang jasad sejoli Nagreg

Tak menyerah, Ahmad Sholeh dan Andreas Dwi Atmoko kembali memohon ke Priyanto untuk mengurungkan niat jahatnya.

Dua anak buahnya mengaku tak ingin terlibat dalam masalah.

Priyanto tetap tak bergeming dan mengatakan perbuatan jahat lain yang pernah dilakukan.