Wajib Paham, Ternyata Ada Bahaya kalau Terlalu Lama Pakai Gigi L di Mobil Matic

Grid Content Team - Kamis, 29 Januari 2026 | 16:54 WIB

Pengguna Mobil Matic Jangan Terlalu Lama Masuk Gigi Ini.

Selain itu, kesalahan umum yang juga kerap dilakukan pengguna mobil matic di kawasan pegunungan yaitu tak memindah posisi gigi transmisi dari D ke N atau P ketika terjebak macet.

"Pengemudi sering menahan posisi gigi transmisi tetap di D atau L dengan di tujuan memudahkan ketika stop and go. Tetapi, cara ini cukup berisiko karena komponen girboks transmisi jadi lebih panas. Jadi, sirkulasi pelumasan oli transmisi lebih lambat dan menimbulkan delay respon shifting gigi terlambat," katanya.

Gigi L di mobil matic umum digunakan saat melintasi tanjakan.

Menurut Dika, sebenarnya tak masalah, tetapi risikonya jika kondisi sudah sangat parah gigi transmisi tak dapat di oper.

Hal ini berlaku bagi model transmisi matic konvensional maupun CVT. Bedanya, selip kopling transmisi matic konvensional risiko kerusakan bisa-bisa merembet ke bagian gigi transmisi.

"Kerusakan berat gigi transmisi matik konvensional rtidak bisa di oper. Trouble ringan mobil tidak bisa maju atau mundur," ucap Dika.

"Ciri-cirinya setelah memindahkan posisi tuas transmisi mobil matic ke D respon yang diberikan lambat karena ada jeda beberapa detik sebelum konversi tenaga mesin," lanjutnya.

Untuk perbaikan, dia mengatakan, diawali dari flushing oli matic dahulu agar lebih detail memahami beda respons awal gigi transmisi sebelum beralih melakukan pembongkaran komponen transmisi.

YANG LAINNYA