Berdasarkan Waktu jika kendaraan jarang digunakan, penggantian tetap harus dilakukan setiap 6 bulan sekali. Hal ini dikarenakan oli dan filter di dalam mesin bisa mengalami oksidasi akibat kelembapan udara.
3. Tanda-Tanda Filter Oli Harus Segera Diganti
Selain berpatokan pada kilometer, Anda harus waspada jika muncul gejala berikut pada kendaraan otomania
Lampu Indikator Oli Menyala, jika indikator tekanan oli di dasbor menyala, itu bisa menjadi tanda filter tersumbat total sehingga aliran oli terhambat.
Suara Mesin Kasar, kurangnya pelumasan akibat filter yang kotor akan menyebabkan komponen mesin bergesek secara kasar, menimbulkan suara berisik (knocking).
Performa Mesin Menurun, mesin terasa berat dan cepat panas (overheat) karena sirkulasi pelumas tidak lancar.
4. Tips Memilih Filter Oli yang Tepat
Jangan tergiur dengan harga murah yang tidak masuk akal. Gunakan filter oli berkualitas tinggi atau suku cadang asli. Keunggulan filter berkualitas meliputi
Daya saring maksimal, mampu menyaring partikel hingga mikron terkecil.
Klep Anti-Balik (Anti-Drainback Valve), mencegah oli turun kembali ke bak penampungan saat mesin mati, sehingga saat mesin dinyalakan kembali, oli langsung tersedia untuk melumasi bagian atas mesin.
Material Tahan Tekanan, tidak mudah bocor atau pecah saat tekanan oli tinggi.
Mengganti filter oli secara rutin adalah investasi murah untuk mencegah kerusakan mesin yang bernilai jutaan rupiah.
Pastikan Anda selalu mencatat jadwal servis dan menggunakan produk yang terjamin kualitasnya agar kendaraan tetap awet dan bertenaga.
Baca Juga: Kunci Mobil Hilang? Pelat Nomor Kecil Ini Bisa Jadi Penyelamat Pertama
Baca Juga: Parkir Paralel Mobil Matic, Cara Efektif Mobil Bisa Didorong