"Bus ini untuk angkut orang, enggak pantas ini tidak boleh motor di sini bisa berbahaya ini," kata AKBP Ojo Ruslani kepada sopir bus.
"Tujuan mau ke Madura Pak. Iya pak maaf ini mau diturunin," jawab sopir bus.
AKBP Ojo Ruslani pun langsung menekankan kepada awak bus untuk segera menurunkan motor jenis Kawasaki Ninja dalam posisi tidur yang telah diikat dengan tali.
(BACA JUGA: Ini Alasan Toyota, Kenapa Sienta Enggak Selaris Saudaranya Yang Lain)
"Turunkan ya dikirim melalui paket saja, coba diperiksa dulu kelengkapan surat-suratnya," jelasnya.
AKBP Ojo Ruslani pun menyarankan untuk mengirim motot gede tersebut menggunakan jasa ekspedisi yang telah disediakan gratis oleh pemerintah.
Editor | : | Joni Lono Mulia |
Sumber | : | Tribunnews.com |
KOMENTAR