Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

AC Kurang Dingin Sampai Overheat, Itu Gejala Kerusakan Motor Fan

Iday - Sabtu, 8 September 2018 | 11:00 WIB
Ilustrasi mesin mobil mengalami overheat
Ilustrasi mesin mobil mengalami overheat

Otomotifnet.com - Banyak hal yang dapat menyebabkan mesin panas (overheat).

Salah satunya terjadi karena berkurangnya kinerja kipas dinamo (motor fan) radiator.

Kipas radiator sejatinya bekerja untuk bantu menjaga suhu kerja mesin mobil dalam kondisi ideal, terutama pada kondisi lalu lintas dalam kota yang penuh dengan kemacetan.

Ini lantaran, pada kecepatan rendah seperti ketika terjebak kemacetan, udara yang melewati kisi-kisi radiator hanya sedikit sehingga pelepasan panas tidak optimal.

Oleh karenanya, kipas bekerja menyedot udara yang ada di depan mobil untuk masuk melewati kisi-kisi sehingga panas dari radiator pun bisa terlepas ke udara bebas, dengan begitu suhu mesin pun bisa stabil.

Kalau kondisi motor fan ini lemah atau tidak optimal, maka fungsi pendinginan radiator oleh kipas juga tidak akan bekerja dengan baik.

(BACA JUGA:  Dilema, Ayam Tetangga Naik Ke Atas Mobil, Saran Dari Orang-Orang Malah Bikin Senyum)

Efeknya, suhu mesin akan tetap panas, lantaran cairan pendingin (coolant) dalam radiator tidak dapat mendinginkan suhu mesin.

Akibatnya akan terjadi panas berlebih di mesin (overheat).

Ada beberapa gejala kalau kipas radiator atau motor kipasnya lemah. 

Paling terlihat jelas adalah menyalanya indikator suhu mesin yang menunjukan kondisi mesin overheat saat kondisi jalan macet atau berjalan pelan.

Namun suhu mesin kembali normal (turun) ketika mobil melaju pada kecepatan di atas 50 km/jam.

Gejala lainnya adalah sistem AC yang terasa kurang dingin saat kondisi macet. Loh kok bisa? Iya, ternyata AC berhubungan juga dengan kipas radiator.

(BACA JUGA: Pajero Sportnya Mogok Terus, Konsumen Gugat Mitsubishi Ke Pengadilan)

“Kipas radiator bekerja tak hanya menjaga kestabilan suhu mesin namun juga ikut mendinginkan kondensor AC yang berada di balik radiator,” kata Rohim, pemilik bengkel Sejuk AC, di bilangan Joglo, Jakarta Barat.

Menurut Rohim lagi, saat kipas menyedot udara dari bagian depan mobil, yang didinginkan tak hanya radiator saja namun juga kondensor AC.

Kalau sudah begini, tak heran dalam kondisi macet, suhu mesin meningkat tajam, disertai AC yang kurang terasa dingin.

Lalu kapan semestinya motor kipas radiator ini diganti? Tidak ada waktu pasti kapan mesti ganti baru, namun kalau sudah ada gejala-gejala seperti di atas, sebaiknya persiapkan penggantinya.

“Dinamo (motor) kipas memiliki garansi resmi selama 3 tahun (100 ribu kilometer) dari car maker,” terang kata Tommy Rizky Nugroho, Marketing Communications PT Denso Sales Indonesia (DSIA).

“Biasanya, penggantian sekitar 150 ribu kilometer atau 4-5 tahun. Tergantung pemakaian. Bisa lebih cepat ataupun lambat,” katanya.

Untuk harga motor (dinamo) kipas radiator memang bervariatif, namun rata-rata sekitar Rp 400-600 ribu. (Rendy/Otomotifnet.com)

Motor fan
Rendy/OTOMOTIFNET
Motor fan

Editor : Iday
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa