Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Yamaha XMAX 2017, Tempel Ban Gurun Pasir, Sokbreker Dua Di Kanan

Sukandi - Minggu, 10 Februari 2019 | 15:00 WIB
Yamaha XMAX 2017 Pharaoh Juara Master Class
Indra,Fariz / OTOMOTIF
Yamaha XMAX 2017 Pharaoh Juara Master Class

"Setelah coba berbagai macam monosok untuk R15, R25 dan Jupiter MX akhirnya ketemu kombinasinya,” ucap pria yang pernah juara di Customaxi 2017 region Tangerang ini.

Memperhitungkan sisi safety dan bobot motor, bracket monosok dibuat sekuat mungkin menggunakan dural.

YSS dipilih sebagai monosoknya karena punya karakter rebound yang pas dengan adjustment lengkap.

Sehingga motor tetap stabil dan nyaman untuk dikendarai sehari-hari maupun turing.

 Monosok YSS hasil riset, tetap nyaman dan kuat dipakai sehari-hari
Indra,Fariz / OTOMOTIF
Monosok YSS hasil riset, tetap nyaman dan kuat dipakai sehari-hari

Sebagai penunjang konsep padang pasir beberapa aksesori pun dipasangkan.

“Selain ban, adanya crash bar dan lampu PIAA yang biasa untuk mobil pun dipasang.

Lampu utamanya pakai projector copotan mobil lengkap dengan electric levelling,” tunjuk Ulin yang bekerja di BUMN.

 Keempat lampunya menggunakan projector copotan mobil yang terangnya sudah terjamin
Indra, Fariz / OTOMOTIF
Keempat lampunya menggunakan projector copotan mobil yang terangnya sudah terjamin

Di area setang terdapat GPS berbasis Android yang dirasa lebih akurat.

“Karena sistemnya menggunakan satelit dan wireless"

"Selain itu bisa juga men-download aplikasi bermanfaat seperti Waze atau kompas"

"Ada juga aplikasi aRacer untuk memantau seluruh aktifitas mesin seperti temperatur mesin, AFR, setting debit bensin, setting oksigen, dan setting limiter,” urainya.

Saklar aftermarket warna-warni mirip kepunyaan MotoGP, punya fungsi berbeda-beda
Indra , Fariz / OTOMOTIF
Saklar aftermarket warna-warni mirip kepunyaan MotoGP, punya fungsi berbeda-beda

Terakhir Ulin menekankan modifikasi XMAX lansiran 2017 ini tidak hanya asal tampil saja.

“Memikirkan juga sisi safety, durabilitas mesin, kualitas pengecatan, dan elektrikal"

Di setang ada indikator untuk memantau tekanan angin kedua rodanya, kayak moge ya?
Indra , Fariz / OTOMOTIF
Di setang ada indikator untuk memantau tekanan angin kedua rodanya, kayak moge ya?

"Jadi bagaimana motor ini tetap bisa dipakai untuk turing, kontes, juga harian,” tutup anggota dari Jakarta Max Owner (JMO) ini.

Fariz / OTOMOTIF

Plus   : Tingkat kesukitan modifikasi cukup tinggi
Minus: Footstep belakang warna emas kurang cocok dengan konsep

Data modifikasi:
Ban depan: Heidenau K66 120/70-15
Ban belakang: Heidenau K66 150/70-14
Cakram depan: TDR
Kaliper depan: Dual Brembo M4 monoblok radial
Kaliper belakang: Brembo 2 piston
Selang rem: Hel
Bracket kaliper: CNC Thailand
Segitiga: Billet custom
Sein: Lamborghini
Lampu jalan: PIAA
Crash bar: custom
Pijakan kaki: WR3 custom
Windshield: Geba
Spidometer: Custom
Setang: KTC carbon
Raiser: KTC
Handgrip: KTC
End guard: R & G
Master rem depan Brembo: RCS 17
Master rem belakang: Brembo RCS 14
Tabung minyak rem: Rizoma
ECU: aRacer RC1 Super
Radiator: Custom
Radiator guard: Dmotiv
Angel eyes: Cree
Jok: Full MBtech Carera custom
Muffler guard: R&G
Knalpot: Akrapovic original XMAX 2016 Europe
Pelindung leher knalpot: Pro Speed
Tail tidy: YGA
Baut: Pro-Bolt

Editor : Iday
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa