Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Memilih Jenis Bensin, Oktan Ketinggian Tak Baik, Apalagi Kerendahan!

Antonius Yuliyanto - Rabu, 6 Mei 2020 | 09:00 WIB
Ilustrasi mengisi bensin
Dok. OTOMOTIF
Ilustrasi mengisi bensin

Jika sudah mengetahui perbandingan kompresi mesin, maka dapat ditentukan bahan bakar yang cocok.

“Perbandingan kompresi 7-9:1 bisa pakai RON 88 atau Premium, lalu kompresi 9-10:1 RON 90, kompresi 10-11:1 pakai RON 92, dan kompresi 11-12:1 pakai RON 95,” sahut Freddy A Gautama, owner Ultraspeed Racing (USR) di Jl. Daan Mogot Raya, KM.11, No.6, Jakbar.

Lantas apa yang terjadi jika menggunakan oktan atau RON yang tidak sesuai?

Kasus pertama jika kompresi mesin tinggi menggunakan RON di bawah yang seharusnya.

“Akan sering terjadi detonasi atau knocking akibat ada campuran bahan bakar dan udara yang nyala di tempat lain bukan di busi, kemudian bertemu dengan nyala api busi dan bertumbukan."

"Efeknya akan ada kerusakan bintik-bintik di piston, kalau sial piston bisa sampai bolong,” jelas Yus, sapaan Tri Yuswidjajanto yang juga menjadi Kelompok Keahlian Konversi Energi, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, ITB.

Kasus kedua jika rasio kompresi mesin rendah menggunakan RON yang lebih tinggi dari standarnya.

“Emisi gas buang akan tinggi, bahan bakar akan lebih boros dan tidak terbakar sempurna, dan tenaga mesin berkurang,” sambung Yus.

Editor : Antonius Yuliyanto
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa