Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Test Drive Nissan Kicks E-Power, Konsumsi BBM, Performa Hingga Jajal Fitur Canggih

F Yosi - Rabu, 7 Oktober 2020 | 17:55 WIB
Test Drive Nissan Kicks E-Power, Konsumsi BBM, Performa Hingga Jajal Fitur Canggih
F Yosi/Otomotifnet
Test Drive Nissan Kicks E-Power, Konsumsi BBM, Performa Hingga Jajal Fitur Canggih

Otomotifnet.com - Tak berapa lama dari peluncurannya, akhirnya OTOMOTIF dapat kesempatan melakukan test drive All New Nissan Kicks e-Power.

Kami dan tentunya sobat sekalian, pastinya sudah penasaran akan kemampuan compact SUV listrik andalan Nissan, yang punya banderol mulai Rp 449 juta on the road tersebut.

Harga segitu bisa dibilang termurah di kelasnya untuk saat ini.

Nissan Kicks yang murni digerakkan motor listrik ini, merupakan SUV pertama Nissan yang dijejali teknologi e-POWER.

Baca Juga: Ulas Biaya Charge Mobil Listrik, Ada di Tabloid OTOMOTIF Edisi 21.XXX

Nissan Kicks E-Power Perpaduan antara mesin bensin dan mesin motor mengasilkan irit bahan bakar dengan akselerasi instan
F Yosi/Otomotifnet
Nissan Kicks E-Power Perpaduan antara mesin bensin dan mesin motor mengasilkan irit bahan bakar dengan akselerasi instan

Dengan teknologi tersebut, memungkinkan pengendara menikmati sensasi akslerasi yang lebih powerfull, tanpa perlu khawatir kehabisan daya beterai saat jalan jauh.

Sebab, ia tidak butuh charger eksternal, lantaran sudah bawa genset sendiri untuk melakukan pengisian internal.

Makanya masih ada mesin bensin berkapasitas 1.200 cc yang berfungsi sebagai genset tadi.

Maklum, soalnya infrastruktur charging station di Tanah Air saat ini masih sangat terbatas.

Oke, biar gak penasaran, langsung dikepoin artikelnya sampai habis ya! Tim OTOMOTIF

KENYAMANAN & AKOMODASI

Setelah kunci keyless di tangan, kami langsung masuk ke dalam kabinnya.

Wihh.., interiornya yang didominasi warna hitam, mencuatkan aura sporty.

Joknya sudah berlapis kulit halus, dan terasa nyaman diduduki.

Jok empuk dengan teknologi Zero Gravity membuat perjalanan jauh tidak cepat lelah menggunakan Nissan Kicks E-Power
F Yosi/Otomotifnet
Jok empuk dengan teknologi Zero Gravity membuat perjalanan jauh tidak cepat lelah menggunakan Nissan Kicks E-Power

Menariknya, jok Nissan Kicks ini disematkan teknologi Zero Gravity, guna meningkatkan kenyamanan dan mengurangi kelelahan saat perjalanan jauh.

Sayangnya, pengoperasian jok masih manual, belum elektrik.

Tapi itu tak jadi masalah, karena terbayar dengan kenyamanan dalam kabinnya yang lumayan lapang, tak terkecuali di bangku baris belakang.

Untuk penumpang dengan postur jangkung setinggi 180 cm sekalipun, ruang kaki (leg room) maupun kepala (head room) masih terbilang lega cuy!

Itu dengan posisi jok depan sudah diatur paling ideal loh.

Saat mata tertuju pada instrument cluster-nya, tampak layar digital dengan informasi cukup lengkap.

Mulai dari jarak tempuh, menu setting, waktu tempuh perjalanan, konsumsi BBM, peringatan waktu untuk service, dan yang unik terdapat jarum analog atau digital pada speedometer-nya, yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan selama perjalanan.

O iya, lingkar setirnya yang berbalut kulit, terbilang mantap digenggam.

Setir Nissan Kicks E-Power mantap saat digenggam, asik diajak bermanufer
F Yosi/Otomotif
Setir Nissan Kicks E-Power mantap saat digenggam, asik diajak bermanufer

Pengaturan setir sudah tilt dan telescopic. Dengan pengaturan jok driver yang bisa naik-turun serta maju-mundur, posisi duduk ideal dengan visibilitas yang baik ke arah depan, mudah didapat untuk pemilik postur tubuh setinggi 165 cm sekalipun.

Tak sabar, tombol engine start/stop warna biru di konsol tengah langsung kami pencet.

Wuihh.. senyap banget, gak ada lagi suara cekekek..kek.. bruumm.. khas mesin motor bakar.

Ya iya lah, pan sudah pakai motor listrik, hehehe..

Pengoperasian fitur cerdas Nissan Kicks E-Power ada di sini
F Yosi/Otomotifnet
Pengoperasian fitur cerdas Nissan Kicks E-Power ada di sini

Namun meski dipersenjatai mesin listrik, beberapa pengaturan fitur masih model konvensional.

Salah satunya sistem AC yang masih sistem kenop putar.

Selain itu, untuk penumpang belakang pengaturan suhunya masih dikendalikan penumpang depan, alias belum ada pengaturan suhu sendiri.

Meski demikian, di belakang sudah terdapat dua port USB, tepatnya di sisi belakang konsol tengah.

Bagasi Nissan Kicks E-Power cukup lapang
F Yosi/Otomotifnet

O iya, untuk perjalanan jauh, memang akan lebih nyaman bila diisi 4 penumpang saja.

Namun masih tersisa space kecil untuk 1 anak di jok belakang.

Tempat penyimpanan di dalam kabinnya juga terbilang cukup.

Terdapat cup holder di jok depan maupun belakang, jadi usah khawatir soal tempat menaruh minuman.

Terdapat cup holder di jok depan maupun belakang Nissan Kicks E-Power, jadi usah khawatir soal tempat menaruh minuman.
F Yosi/Otomotifnet
Terdapat cup holder di jok depan maupun belakang Nissan Kicks E-Power, jadi usah khawatir soal tempat menaruh minuman.

Sementara untuk kapasitas bagasi, SUV 5 penumpang yang punya panjang keseluruhan 4.305 mm dan jarak sumbu roda 2,620 mm ini mampu memuat 423 liter.

Namun bila membutuhkan ruang bagasi yang lebih lapang, jok belakang bisa dilipat, meski tidak bisa sampai rata laintai.

Jika masih ingin tambahan bagasi, ada roofrail di atap yang bisa dipasangi roofbox atau roofrack.

HANDLING

Dalam perjalanan menuju Anyer berisikan 3 penumpang dewasa, kami coba menjajal kinerja suspensinya.

Duduk di belakang Nissan Kicks E-Power cukup nyaman, ruang kaki dan kepala lega
F Yosi/Otomotifnet
Duduk di belakang Nissan Kicks E-Power cukup nyaman, ruang kaki dan kepala lega

Tak hanya di jalan bergelombang, kami juga sempat menjajalnya di jalan non aspal. Salut!

Karakter suspensinya tergolong baik, dan asyik dibawa pelan maupun berakselerasi cepat.

Sehingga berkendara jarak jauh tidak membuat badan cepat lelah.

Buat manuver di tikungan lebar dengan kecepatan lumayan tinggi pun tidak terasa ada gejala limbung berlebihan.

Nissan Kicks E-Power dijajal di jalan non aspal
F Yosi/Otomotifnet
Nissan Kicks E-Power dijajal di jalan non aspal

“Bantingan suspensinya enak dan stabil ya. Tarikannya juga ‘power’ banget,” kagum Radityo, kru GridOto yang turut serta menjajal Nissan Kicks e-Power Bersama kami.

Maklum, konstruksi suspensi depannya sudah menggunakan Independent MacPherson Struts with stabilizer.

Belakangnya pun meski pakai jenis Torsion Beam, juga sudah dilengkapi stabilizer.

JAJAL FITUR

Di jalan bebas hambatan menuju Anyer, kami coba menjajal beberapa fitur canggih yang disematkan pada Nissan Kicks e-Power.

Intelligent Emergency Braking di Nissan Kicks E-Power secara otomatis mengaktifkan sistem pengerman, baik ringan maupun darurat, untuk menghindari risiko tabrakan
F Yosi/Otomotifnet
Intelligent Emergency Braking di Nissan Kicks E-Power secara otomatis mengaktifkan sistem pengerman, baik ringan maupun darurat, untuk menghindari risiko tabrakan

Antara lain fitur pintar One Pedal Operation (OPO) dan Intelligent Cruise Control (ICC).

O iya, tuas untuk memindahkan posisi gigi di D, B, N atau R, letaknya ada di konsol tengah.

Bentuk tuasnya mungil, dengan garis biru khas kendaraan listrik. Di sana juga terdapat tuas parking brake elektrik, serta tombol EV dan Drive Mode.

Nah, untuk mengaktifkan fitur OPO, kita tinggal pindahkan drive mode ke posisi S atau Smart, saat transmisi di posisi D.

Asik saat parkir Nissan Kicks E-Power, dengan kamera sekeliling mobil bisa terlihat dengan jelas
F Yosi/Otomotifnet
Asik saat parkir Nissan Kicks E-Power, dengan kamera sekeliling mobil bisa terlihat dengan jelas

Tapi ingat, fitur ini lebih efektif digunakan saat kondisi macet. Karena memang dirancang untuk mengurangi kelelahan kaki.

Jadi, untuk akselerasi maupun deselerasi, driver hanya perlu menggunakan satu pedal saja, yaitu pedal gas.

Tapi jangan salah, tetap tersedia pedal remnya loh.

Namun fitur OPO ini juga memungkinkan kita berkendara secara sporty di jalan berliku.

One Pedal Operation Nissan Kicks E-Power baik digunakan saat berada di kemacetan
F Yosi/Otomotifnet
One Pedal Operation Nissan Kicks E-Power baik digunakan saat berada di kemacetan

Saat pedal gas ditekan, mobil akan melaju seperti biasa.

Namun Ketika pedal gas kita lepas, mobil akan melambat karena efek engine brake dari motor listriknya.

Tapi jika lari mobil dalam kondisi kencang dan harus melakukan melakukan hard braking, tetap wajib menekan pedal rem.

Saran kami, sebelum menggunakan fitur ini di jalan raya, ada baiknya pahami dulu karakter kerjanya.

Puas jajal OPO, giliran menjajal fitur pintar ICC. Saat kondisi jalan tol lagi lengang, pengaturan kecepatan pada cruise control kami atur di 100 km/jam.

Spidometer yang semula di angka 80 km/jam, langsung beranjak naik secara otomatis hingga mencapai angka 100 km/jam, meski pedal gas tidak diinjak.

Namun setelah beberapa saat berlari di kecepatan 100 km/jam, dan di depan kami ada kendaraan lain yang berlari di bawah 100km/jam, tiba-tiba Nissan Kicks yang kendarai secara otomatis memperlambat atau menurunkan kecepatannya untuk menjaga jarak aman dari kendaraan di depan, dengan jarak sekitar 100 meter.

Itu tanpa kami injak rem.

Nissan Kicks E-Power saat berakselarasi
F Yosi/Otomotifnet
Nissan Kicks E-Power saat berakselarasi

Sebaliknya ketika mobil di depan makin mempercepat lajunya, kecepatan Nissan Kicks yang kami kendarai secara otomatis naik hingga mencapai 100 km/jam, dan kemudian konstan di angka tersebut. Keren!

Tak ketinggalan kami juga jajal fitur cerdas lainnya, yaitu Intelligent Emergency Braking.

Ketika fitur ini diaktifkan, secara otomatis sistem di mobil akan mengaktifkan pengereman ringan hingga darurat, ketika terdeteksi ada obyek di depan hingga sejauh 100 meter, sehingga resiko tabrakan bisa dihindari.

Bagitu pula dengan fitur Intelligent Forward Collison Warning.

Head unit Nissan Kicks E-Power bisa terkoneksi ke handphone dengan Bluetooth
F Yosi/Otomotifnet
Head unit Nissan Kicks E-Power bisa terkoneksi ke handphone dengan Bluetooth

Fitur ini mendeteksi pergerakan mendadak kendaraan di depan pada jalur yang sama, dan memperingatkan pengemudi akan potensi benturan dengan tanda warning lampu kuning yang terdapat di samping kiri-kanan tweeter.

Selain itu terdapat pula fitur Blind Spot Warning, Rear Cross Traffic Alert, Intelligent Trace Control dan Hill Start Assist tersedia.

Asyiknya lagi di saat parkir di tempat sempit, kami sangat terbantu dengan adanya fitur Intelligent Around View Monitor with Moving Object Detection, yang memudahkan untuk melihat obyek yang menggangu saat berkendara.

PERFORMA & KONSUMSI BBM

Meski terhitung sebagai jenis hybrid, namun penggerak roda (depan) pada Nissan Kicks e-Power murni dilakukan oleh motor listrik, berkode EM57.

Saat Nissan Kicks E-Power berakselerasi dijalur tanah, asik juga saat menggunakan fitur one pedal operation. Apalagi di jalur Aspal.. Ngacirr.. boss..
F Yosi/Otomotifnet
Saat Nissan Kicks E-Power berakselerasi dijalur tanah, asik juga saat menggunakan fitur one pedal operation. Apalagi di jalur Aspal.. Ngacirr.. boss..

Suplai listriknya menggunakan baterai lithium ion berkapasitas 1,57 kW.

Mesin ini di atas kertas mampu menyemburkan tenaga maksimal sebesar 129 PS (127,2 dk) dan torsi 260 Nm.

Nah, untuk melakukan pengisian ulang daya pada baterai, ditugaskan pada mesin besin berkode HR12DE, tiga silinder segaris, dengan ubikasi 1.200 cc, plus inverter.

Jadi, tidak perlu pengisian eksternal lagi, lantaran ia sudah punya genset atau generator sendiri.

Mesin bensin ini tidak terkoneksi ke drivetrain alias sistem penggerak roda, dan baru akan aktif saat daya baterai berkurang banyak, atau ketika lagi berkendara agresif.

Oke, langsung saja kita uji kemampuan dari motor listriknya.

Jujur, kami cukup kagum dengan kekuatan lari mobil ini. Dari putaran bawah, sudah terasa begitu responsif.

Tanpa harus menekan pedal gas lebih dalam, mobil mampu melaju cukup cepat.

Nissan Kics E-Power Saat mesin bensin dengan motor listrik saling bekerjasama melalui baterai
F Yosi/Otomotifnet
Nissan Kics E-Power Saat mesin bensin dengan motor listrik saling bekerjasama melalui baterai

Buat nyalip kendaraan di depan, membuat kami tidak ragu.

Saat kami ukur akslerasi menggunakan Racelogic, dari kondisi diam hingga mencapai kecepatan 100 km/jam, Nissan Kicks e-Power sanggup mencetak 9,0 detik bersih loh.

Lalu ketika dijajal berlari top speed, angka di spidometernya bisa mentok hingga 165 km/jam.

Itu pun dengan kondisi kabin terisi 3 penumpang dewasa.

Mungkin kalau sendirian bisa lebih kencang lagi. Joss gandoss!

Penggunaan bahan bakar untuk mesin besin yang berfungsi sebagai generator, juga terbilang irit.

Untuk pemakaian dalam kota dengan kecepatan rata-rata 29 km/jam, ia mampu menorehkan fuel average 25,1 km/liter.

Itu dengan mengaktifkan fitur One Pedal Operation dan Eco Driving.

Nissan Kicks E-Power
F Yosi/Otomotifnet
Nissan Kicks E-Power

Sementara saat dijajal ke luar kota (Jakarta – Anyer, PP) dengan total jarak 362 km, di layar MID-nya tertera angka 20,8 km/liter.

Kemudian saat dijajal berlari kontan di 100 km/jam menggunakan fitur cruise control, ia hanya sanggup meraih 18,1 km/liter.

Memang agak unik karakter mobil listrik ini, dipakai macet-macetan di dalam kota malah lebih irit dibanding waktu digas ke luar kota, hehehe..

DATA TES

Akselerasi :
0 - 60 km/jam : 4,7 detik
0 – 100 km/jam : 9,0 detik
40 - 80 km/jam : 3,3 detik
0 - 201 meter : 11,2 detik
0 - 402 meter : 16,9 detik
Konsumsi BBM
Dalam Kota : 25,1 km/liter
Luar Kota : 20,8 km/liter
Konstan 100 km/jam : 18,1 km/liter

Nissan Kicks E-Power
F Yosi/Otomotifnet
Nissan Kicks E-Power

Data Spesifikasi:
Dimensi (P x L x T) : 4.305 mm x 1.760 mm x 1.615 mm
Jarak sumbu roda : 2.620 mm
Ukuran ban : 205/55 R17
Suspensi depan : Independent MacPherson Struts with Stabilizer
Suspensi belakang : Torsion Beam with stabilizer
Sistem kemudi : Electronic Power Steering
Rem depan : Ventilated disc brake
Rem belakang : Disc brake
Sistem penggerak : Penggerak roda depan
Motor penggerak : Motor listrik EM57 tipe AC3 Synchronous Motor
Tenaga maksimum : 129 PS (127,2 dk) @ 4.000 – 8.992 rpm
Torsi maksimum : 260 Nm @ 500 – 3.008 rpm
Transmisi : Automatic Single Speed Gear Reduction
Sistem generator : Mesin bensin tipe HR12, 3 silinder, DOHC, 12 valves, Continuously Variable Valve Timing Control
Ignition system : Electronic Injection Multi Point 32 bit

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa