Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Aki Skutik Honda ISS Ternyata Khusus, Lebih Besar & Cepat Penuh

Antonius Yuliyanto - Jumat, 9 Oktober 2020 | 10:00 WIB
Aki GS Astra GTZ6V ini didesain khusus untuk skutik dengan teknologi ISS
Aant/otomotifnet.com
Aki GS Astra GTZ6V ini didesain khusus untuk skutik dengan teknologi ISS

Otomotifnet.com - Teknologi idling stop system (ISS) pada skutik Honda, yang otomatis mematikan mesin jika berhenti 3 detik, dan kembali menyala saat gas dipelintir, ternyata menuntut aki khusus.

Aki tersebut harus punya kemampuan charge dan discharge cepat dan usia lebih lama dibanding aki standar, karena harus menghidupkan mesin lebih sering dari skutik biasa.

“Aki untuk motor ISS didesain berkapasitas besar dan punya kemampuan menyerap arus lebih cepat,” terang Hendro Sutisna, Product Engineering Dept. Head PT GS Battery.

Perbedaan itu ada di formulasi, seperti ramuan plat, separator dan desain akinya sendiri.

Baca Juga: Motor Sistem Keyless Nganggur Lama? Remote Mesti Dijauhin 2 Meter Lebih

Aki untuk ISS ini punya sifat bisa discharge atau kehilangan tegangan lebih cepat dibanding aki biasa, namun juga punya tegangan maksimal (constan voltage/CV) yang lebih rendah.

CV aki ISS 14,1 volt, kalau aki biasa 14,8 volt.

“Seperti bejana berhubungan, karena CV lebih rendah maka voltasenya juga jadi lebih cepat penuh,” imbuh Sahrudin, Technical Advisor-Quality Assurance PT Astra Otopart Tbk.

Hasilnya kendati sering untuk start, aki enggak mudah drop.

 

Dan perlu diketahui, usia aki ditentukan berapa kali mengalami charge dan discharge atau istilahnya cycle.

“Usia aki dari pabrik ditentukan berdasarkan cycle, yaitu berapa kali digunakan untuk starter dan dicas ulang,” lanjut Sahrudin.

Jadi semakin sering digunakan untuk starter mesin, seperti di motor ISS, maka usia aki akan semakin cepat habis.

Makanya untuk motor dengan teknologi ISS butuh aki berkemampuan cycle lebih banyak.

“Aki khusus untuk ISS ada GS Astra GTZ6V, selain punya kapasitas besar 5 Ah, cycle-nya lebih banyak dari yang biasa sekitar 127%,” papar Edwin Surjadipradja, Head-Battery Department Domestic Marketing Division PT Astra Otopart Tbk., selaku produsen aki GS Astra, Aspira Battery dan Incoe.

Bagaimana jika sebaliknya? Motor tanpa ISS dikasih aki GTZ6V? “Boleh saja biar usia pakai lebih lama, namun harus dicatat dimensinya sedikit lebih besar dan harga juga lebih mahal,” tutup Edwin.

Pilih yang mana? 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa