Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Baru Terlaksana Tahun 2003, Jembatan Suramadu Sudah Digagas Sejak Era Presiden Soekarno

Ignatius Ferdian,Dia Saputra - Minggu, 1 Agustus 2021 | 16:30 WIB
Jembatan Suramadu
TribunJatim.com
Jembatan Suramadu

Otomotifnet.com - Jembatan Suramadu tentunya sudah tidak asing buat yang tinggal di Surabaya dan Madura.

Perlu diketahui, jembatan yang jadi penghubung pulau Jawa di Surabaya dan pulau Madura di Bangkalan tersebut mulai dibangun pada 2003.

Dilansir dari pu.go.id, Jembatan Suramadu sudah digagas oleh Prof Dr Ir Sedyatmo sejak 1960 di era kepemimpinan Presiden Soekarno.

Tapi persiapan baru dilakukan pada 1990 dengan dibentuknya Tim Nusa Bakti dan Tim Ahli Jepang.

Sayangnya lagi, persiapan pembangunan kembali tertunda karena terjadi krisis ekonomi pada 1997.

Alhasil pembangunan baru terlaksana pada 20 Juli 2003, atau saat Megawati Soekarnoputri menjabat sebagai Presiden Kelima RI.

Mulai saat itu, proyek Jembatan Suramadu yang memiliki panjang kurang lebih 5,4 km itu dikerjakan dan memakan waktu kurang lebih 6 tahun.

Baca Juga: Daihatsu Xenia Dilumat Api, Pengemudi Teriak Minta Bantuan, Luar Dalam Hangus Cepat

Jembatan Suramadu saat siang hari
Raditya Helabumi/Kompas.com
Jembatan Suramadu saat siang hari

Bangunan yang melintas di Selat Madura ini diklaim jadi jembatan terpanjang di Indonesia dengan lebar 30 meter untuk saat ini.

Jembatan Suramadu ini memiliki empat lajur dua arah selebar 3,5 meter dengan dua lajur darurat selebar 2,75 meter.

Yang mana bangunannya terdiri dari tiga bagian, yakni jalan layang, jembatan penghubung, dan jembatan utama.

Setelah dibuka, pengguna jalan yang melintas di Jembatan Suramadu dikenai tarif, termasuk motor sebesar Rp 3.000.

Lalu pada 2016 Pemerintah mengevaluasi keberadaan Suramadu dan keputusannya memangkas tarif tol 50 persen.

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa