Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bukan Asal Templok Semen, Sebegini Rumitnya Proses Pembangunan Jalan Tol

Irsyaad W,Muhammad Mavellyno Vedhitya - Sabtu, 4 Desember 2021 | 08:21 WIB
Ruas tol sepanjang 13,5 kilometer ini menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)
Dok: Hutama Karya
Ruas tol sepanjang 13,5 kilometer ini menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)

Otomotifnet.com - Belum banyak yang tahu jika pembangunan sebuah jalan tol melalui proses rumit dan panjang.

Jadi bukan asal templok semen terus jadi ya.

Untuk mengetahui tahapannya, Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Ahmad Wildan dalam Forum Tematik Bakohumas diskusi Keselamatan Jalan Tol di Jakarta membeberkannya.

"Dalam pembuatan jalan tol terdapat Audit Keselamatan Jalan (AKJ)," terangnya, (30/11/21).

AKJ sendiri merupakan pemeriksaan terhadap aspek keselamatan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan untuk mengetahui potensi kecelakaan.

Baca Juga: Jangan Diem, Ini Prosedur Tuntut Ganti Rugi Mobil Rusak Karena Kondisi Jalan Tol

"Di dalam AKJ itu terdapat poin-poin seperti basic desain, kriteria desain, FS, pra desain, detail engineering design, laik fungsi dan laik operasi," sebutnya.

Pada poin pertama, Ahmad menjelaskan, jalan tol yang akan dibuat mesti tahu ingin dibangun seperti apa, untuk kecepatan berapa, kendaraan paling berat apa yang lewat, dan lain sebagainya.

Ilustrasi pembangunan tol di Jawa Barat
Dok. Hutama Karya
Ilustrasi pembangunan tol di Jawa Barat

"Kemudian mau berapa jalur, mau berapa lajur, lalu dilakukan survei struktur tanah dan lain sebagainya," tambahnya.

Lalu untuk pra desain, dirinya menjelaskan kalau tidak ada tikungan pada jalan tol yang dibuat bersudut 90 derajat.

"Jalan tol juga tidak ada yang dibuat tidak rata dan memiliki tikungan patah, karena saat pra desain itu benar-benar diperhatikan sudut horizontal dan sudut vertikalnya," jelasnya.

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa